Disdag Pastikan Harga & Stok Cabai Kondisi Aman dan Terkendali
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung pastikan harga dan stok cabai di pasaran masih dalam kondisi aman dan terkendali, meski harga cabai rawit lokal terpantau masih relatif tinggi di sejumlah pasar tradisional.
BACA JUGA: H+9 Natal dan Tahun Baru, 647 Ribu Penumpang dan 161 Ribu Kendaraan Tinggalkan Sumatera Kembali Jawa
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, memastikan ketersediaan cabai di Bandar Lampung masih mencukupi.
“Alhamdulillah stok banyak. Harga memang masih agak tinggi untuk cabai rawit, tapi cabai merah relatif stabil. Secara umum masih aman dan terkendali,” kata Erwin, Minggu, 4 Januari 2026.
Tingginya harga cabai rawit lokal dipicu oleh faktor cuaca yang kurang bersahabat, sehingga petani memilih melakukan panen lebih awal sebelum masa panen optimal.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih jenis cabai dan menyesuaikan kebutuhan konsumsi.
BACA JUGA: PAD Lampung 2025 Hanya Tercapai 79,95 Persen, PKB Jadi Penyebab Utama Pemprov Terapkan Tunda Bayar
Berdasarkan data Sistem Informasi Siaga Bahan Pokok (Siaga Bapok) Kota Bandar Lampung per Jumat, 2 Januari 2026, harga sejumlah komoditas pokok di pasar tradisional terpantau sebagai berikut.
Harga cabai rawit lokal per kilogram tercatat Rp80 ribu di Pasar Cimeng, Rp70 ribu di Pasar Kangkung dan Pasar Panjang, serta Rp60 ribu di Pasar Tugu.
Sementara cabai merah keriting berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, cabai rawit merah/caplak Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram. (***)


Comments