Hingga Pencarian Hari ke-4, Nelayan Jatuh dari KM Aldo Putra 02 Belum Ditemukan
OTENTIK ( Lampung Timur ) --- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung terus melaksanakan pencarian terhadap Nurdin (46), nelayan yang dilaporkan jatuh ke laut dari kapal KM Aldo Putra 02 di perairan Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, sejak Jumat (09/01) sore.
BACA JUGA: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Mandiri Sejati
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (09/01) sekitar pukul 17.00 WIB saat kapal nelayan tersebut dalam perjalanan pulang ke muara Kuala Penet usai melaut. Berdasarkan keterangan dua anak buah kapal, Ardi dan As, korban sempat terlihat membantu melipat alat tangkap. Namun beberapa saat kemudian, Nurdin tidak lagi berada di atas kapal dan diduga terjatuh ke laut tanpa diketahui pasti waktu kejadiannya.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Lampung pada pukul 21.50 WIB dari pihak keluarga. Menindaklanjuti informasi tersebut Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR.
Pencarian dilakukan sejak Sabtu (10/01) dengan melibatkan potensi SAR yang terdiri dari TNI AL, Polairud, nelayan setempat, serta keluarga korban. Upaya pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), rubber boat, dan perahu nelayan. Area pencarian terus diperluas berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction.
BACA JUGA: Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Mandiri Sejati Pesisir Barat
Kepala Kantor SAR Lampung yang diwakili oleh Dantim Rescue Pos SAR Bakauheni Restu Abdila melalui laporan resminya menyampaikan bahwa hingga pencarian hari keempat Senin (12/01) korban belum ditemukan. "Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap man overboat di perairan Kuala Penet Lampung Timur, namun korban belum juga ditemukan.", ujar Restu.
"Kami juga menghimbau kepada para nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi, apabila melihat tanda tanda korban bisa menghubungi petugas terkait.", tutup Restu. (***)


Comments