Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL Sosialisasikan Kampus dan STEM bagi Siswa
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Open Day bagi siswa sekolah dan madrasah dengan mengusung tema “Unlock Your Future with STEM: Exploring Opportunities, Innovation, and Future Careers”.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater lantai Fakultas Sains dan Teknologi, Rabu (14/01/2026).
BACA JUGA: Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL Resmi Lantik Pengurus Ormawa Periode 2026
Open Day ini diikuti ratusan siswa-siswi dari berbagai sekolah dan madrasah yang tersebar di Provinsi Lampung. Para peserta hadir didampingi guru serta kepala sekolah masing-masing.
Ketua Pelaksana Open Day, Mezan El-Khaeri Kesuma, S.Kom., M.T.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL kepada calon mahasiswa.
FST saat ini memiliki empat program studi, yakni Biologi, Sistem Informasi, Kimia, dan Sains Data. Selain itu, fakultas juga didukung dengan fasilitas laboratorium yang canggih untuk menunjang pembelajaran dan riset.
Dekan FST UIN RIL, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., dalam sambutannya menyampaikan, di Provinsi Lampung terdapat dua perguruan tinggi unggul, dan UIN Raden Intan Lampung merupakan salah satu kampus yang telah terakreditasi unggul.
BACA JUGA: UIN RIL Kembali Masuk 10 Besar PTKIN Terbaik Nasional Versi Webometrics Edisi Januari 2026
Ia juga menyinggung sejumlah capaian UIN RIL, salah satunya sebagai peringkat pertama kampus hijau paling berkelanjutan di lingkungan PTKIN berdasarkan pemeringkatan UI GreenMetric.
Prof. Andi Thahir juga menjelaskan bahwa pada pertengahan tahun 2025, UIN RIL resmi memiliki fakultas baru, yakni Fakultas Psikologi Islam dan Fakultas Sains dan Teknologi.
Ia menyebut usia FST yang masih sekitar enam bulan, diibaratkan seperti bayi, namun sudah ditopang oleh dosen tetap yang profesional. Selain itu, FST juga memiliki mahasiswa internasional.
Ia menegaskan bahwa keempat program studi di FST berada di bawah Kemendiktisaintek, namun memiliki distingsi keunggulan dibandingkan program studi sejenis di perguruan tinggi umum.
Sebagai perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama, ujarnya, UIN RIL memiliki mandat untuk mengintegrasikan keilmuan sains dengan nilai-nilai keislaman. Karena itu, keempat prodi di FST diperkaya dengan perspektif keislaman, seperti kajian sains dalam Islam, sebagai upaya membentuk generasi islami.
BACA JUGA: Selamat! 81 Dosen UIN Raden Intan Lampung Lulus Sertifikasi Dosen
Salah satu keunggulan FST UIN RIL, lanjutnya, adalah keberadaan laboratorium halal. Laboratorium ini juga didukung dengan pendampingan dari Tomsk State University, Rusia, dalam rangka memperkuat sumber daya manusia dosen, khususnya dalam pengoperasian laboratorium halal. FST juga memperoleh hibah riset dari Pemerintah Federasi Rusia yang memperkuat pengembangan kajian halal tersebut.
“Distingsi kami ada pada kajian halal, termasuk penyediaan sarana dan prasarana laboratorium halal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh program studi di Fakultas Sains dan Teknologi telah terakreditasi oleh LAMSAMA dan LAMINFOKOM, sehingga calon mahasiswa tidak perlu ragu untuk memilih FST UIN RIL.
Dalam rangkaian Open Day ini, juga digelar sesi panel yang dipandu oleh Dosen Program Studi Sistem Informasi, Ernando Rizki Dalimunthe, M.T.
Empat narasumber hadir dalam sesi tersebut, yakni Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Risna Intiza, S.H., M.H.; Analis Pengembangan Teknologi Pembelajaran Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Rika Irasanti, S.E., M.M.; Wakil Dekan I FST Rosida Rachmawati, Ph.D.; serta Wakil Dekan II FST Dr. Sovia Mas Ayu, M.A.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Risna Intiza, menyampaikan pentingnya mendorong siswa untuk menekuni bidang STEM sebagai bekal menyiapkan karier masa depan. Ia mengakui tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat, namun menurutnya hal tersebut harus tetap diikuti.
Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan literasi sumber daya manusia, termasuk di bidang kecerdasan buatan (AI), yang saat ini sudah mulai masuk dalam kurikulum UIN RIL.
Sementara itu, Rika Irasanti menyampaikan harapannya agar melalui pengenalan STEM, wawasan siswa semakin terbuka. Ia menegaskan bahwa bagi siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di bidang sains dan teknologi, UIN RIL kini telah menyediakan wadahnya. Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Ia juga menyinggung penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi salah satu Asta Protas Kementerian Agama. Kurikulum ini, menurutnya, dapat diinsersikan oleh para guru, khususnya di madrasah, ke dalam mata pelajaran terkait. Contohnya adalah nilai cinta terhadap lingkungan dan bagaimana menanamkan kesadaran menjaga tubuh dan alam melalui pendekatan pembelajaran.
Rika juga mengingatkan dampak perkembangan AI yang serba cepat. Ia menilai kemudahan teknologi berpotensi membuat peserta didik malas berpikir dan menulis jika tidak disikapi dengan bijak. Karena itu, ia menekankan pentingnya menyeimbangkan penguasaan teknologi dengan iman.
“Teknologi tidak kita tinggalkan, tapi tetap kita ikuti. Namun jangan belajar teknologi tanpa iman, karena tanpa iman arah penggunaan teknologi bisa tidak terkendali,” ujarnya.
Ia menyatakan dukungannya terhadap berbagai program UIN RIL, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi, dalam mendorong lahirnya saintis yang bermutu, mendunia, dan berdampak bagi masyarakat.
Wakil Dekan I FST, Rosida Rachmawati, Ph.D., dalam paparannya menjelaskan profil Fakultas Sains dan Teknologi beserta empat program studi yang ada, termasuk peluang karier lulusan. Ia menyebut meskipun FST tergolong fakultas baru, namun memiliki visi menjadi fakultas rujukan internasional di bidang sains dan teknologi yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, bersifat multidisipliner, dan berwawasan lingkungan pada tahun 2035.
Sementara itu, Wakil Dekan II FST, Dr. Sovia Mas Ayu, M.A., memaparkan informasi terkait jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Raden Intan Lampung tahun 2026, termasuk beasiswa, mekanisme dan kesempatan yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa.
Pada rangkaian kegiatan ini pula, para siswa dan guru diajak melihat secara langsung lingkungan FST, khususnya seluruh laboratorium yang ada. Serta menampilkan Academic Expo dari empat prodi yang menampilkan karya inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.(***)


Comments