BPS Lampung Edukasi Pelajar SMP Pelita Bangsa Lewat Program
OTENTIK ( LAMPUNG ) --- Dalam upaya mencetak generasi yang sadar data, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menggelar kegiatan edukatif bertajuk "Statistics Meets Students".
Sebanyak puluhan pelajar SMP Pelita Bangsa, Bandar Lampung hadir di Aula BPS Provinsi Lampung pada Selasa (3/2) untuk mengenal lebih dekat dunia statistik.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengubah persepsi siswa terhadap statistik—yang semula dianggap sebagai deretan angka rumit—menjadi informasi yang relevan dan menarik bagi kehidupan sehari-hari.
Data sebagai Fondasi Pembangunan Nasional
Kepala BPS Provinsi Lampung, yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum, Ajid Hajiji, menjelaskan bahwa BPS adalah instansi vertikal yang bertugas mengumpulkan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan.
"Data yang dikumpulkan BPS, seperti jumlah penduduk atau rumah tangga, digunakan pemerintah untuk merancang program strategis seperti sekolah rakyat hingga program 3 juta rumah," ujar Ajid Hajiji.
Misi Khusus: Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
Dalam kesempatan tersebut, Ajid juga mengingatkan para siswa dan guru mengenai agenda besar nasional, yakni Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026.
"Kami mohon bantuan adik-adik untuk menyampaikan kepada keluarga bahwa petugas BPS akan turun ke lapangan secara serentak.
Kami mengajak para pelajar untuk ikut mensosialisasikan pentingnya sensus ini," ajaknya.
Sensus ini nantinya akan mencakup seluruh aktivitas usaha (kecuali pertanian) demi perencanaan ekonomi nasional yang akurat.
Sinergi Teori Kelas dan Aplikasi Nyata
Mewakili pihak sekolah, Ibu Liem menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kunjungan ini merupakan aplikasi nyata dari materi Geografi mengenai populasi dan materi Matematika tentang statistik yang sedang dipelajari siswa kelas 8.
Sesi materi utama kemudian disampaikan oleh Hermawan Prasetyo dengan tema "Lebih Dekat dengan BPS".
Ia menekankan bahwa data bukan sekadar angka di tabel, melainkan informasi karakteristik populasi yang bisa berbentuk teks, gambar, audio, hingga peta.
Siswa juga diperkenalkan dengan aplikasi Allstat BPS dan layanan konsultasi "Talita". Bahkan, Hermawan turut mempromosikan Politeknik Statistika STIS sebagai pilihan sekolah kedinasan bagi siswa yang berminat.
Memahami Karakteristik Penduduk Lampung
Pada sesi berikutnya, Irvan Simamora memaparkan materi "Yuk Kenalan Sama Penduduk Indonesia".
Siswa diajak membedah faktor pertumbuhan penduduk hingga cara membaca piramida penduduk.
Antusiasme memuncak saat sesi diskusi. Gabriel, salah satu siswa, bertanya mengenai wilayah dengan populasi tertinggi di Lampung.
Terungkap bahwa Lampung Tengah memegang persentase tertinggi (16,19%), disusul Bandar Lampung (12,88%).
Sementara itu, menjawab pertanyaan Gisel terkait kendala lapangan, pihak BPS menjelaskan bahwa tantangan terbesar adalah meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya kerahasiaan dan validitas data.
Menjadi Duta Data Masa Depan
Kegiatan ditutup dengan sesi office tour untuk mengenalkan lingkungan kerja fisik BPS Provinsi Lampung.
Melalui program ini, BPS berharap para pelajar SMP Pelita Bangsa dapat menjadi "duta data" yang mendukung kesuksesan agenda statistik nasional demi masa depan Indonesia yang lebih terukur dan sejahtera. (***)


Comments