Akses Diblokir

Pemkot

bunda-eva-buka-mtq-bandar-lampung-402-kafilah-berebut-juara

OTENTIK ( BANDAR LAMPUNG ) -- Panggung Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-55 Kota Bandar Lampung akhirnya dibuka. Sebanyak 402 kafilah dari 20 kecamatan tumpah ruah di Stadion Mini Way Dadi, Sukabumi, Sabtu malam (26/9/2026), untuk berebut gelar juara.

Pembukaan berlangsung meriah, namun Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana justru menitipkan pesan yang tak kalah meriah.

Bagi Bunda Eva, MTQ bukan sekadar ajang adu merdu bacaan atau adu kuat hafalan. Lebih dari itu, ini adalah cara untuk membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat.

"MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Al-Qur'an. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan," ujar Eva saat membuka acara.

Didampingi Wakil Wali Kota Deddy Amarullah, Eva menjabarkan tema MTQ tahun ini: _Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Al-Qur'an dalam Kehidupan Sehari-hari_.

Menurutnya, berilmu bukan hanya soal pengetahuan, tapi kemauan untuk terus belajar. Berakhlak berarti menjadikan nilai agama sebagai landasan bersikap. Dan cinta Al-Qur'an, tegas Eva, tak cukup hanya dengan membaca.

"Cinta Al-Qur'an berarti tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, mengamalkan dan menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam kehidupan," katanya.

Eva berharap, MTQ ini melahirkan generasi Bandar Lampung yang bukan hanya juara di mimbar, tapi juga punya karakter kuat, akhlak mulia, dan peduli sesama.

"Menang dan menjadi juara tentu merupakan sebuah kebanggaan, tapi jauh lebih baik adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an yang kita pelajari dalam MTQ ini terus diamalkan setelah kegiatan ini berakhir," ujarnya

Sementara itu, Camat Sukabumi Sahrial selaku tuan rumah mengatakan, 402 kafilah dan 40 official akan berlaga hingga 29 September 2026. Untuk menjaga kualitas lomba, panitia menyiapkan 77 dewan hakim dari Kemenag Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, dan pimpinan pondok pesantren, serta sembilan mimbar perlombaan.(***)

Tags: PEMKOT

Comments