Akses Diblokir

Lain Lain

Ditempa Jadi Pemimpin, 75 Pelajar Bandar Lampung Ikut KKRI di Kodim 0410

OTENTIK ( BANDAR LAMPUNG ) --- Sebanyak 75 pelajar SMA dan SMK di Bandar Lampung digembleng dalam Pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang VI. Mereka ditempa disiplin dan kepemimpinan langsung di Markas Kodim 0410/Kota Bandar Lampung.

Puluhan siswa dari enam sekolah itu mengikuti pembukaan pelatihan, Sabtu (26/9/2026) pagi. Mereka terdiri dari 64 siswa dan 11 siswi yang datang dari SMAN 7, SMAN 17, SMKN 4, SMKN 6, SMA Muhammadiyah 2, dan SMA Yadika.

Program ini bukan sekadar latihan baris-berbaris. Kodim dan Dinas Pendidikan mencoba meramu pendidikan karakter yang kini mulai luntur di kalangan pelajar.

Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, yang membuka langsung pelatihan tersebut, mengatakan pelajar hari ini tidak cukup hanya unggul akademik. Mereka butuh mental yang kuat.

"Para pelajar hari ini adalah calon pemimpin bangsa. Makanya harus kita bekali mental yang kuat, disiplin, dan rasa cinta tanah air," kata Roni di hadapan para kadet dan guru pendamping.

Ia menegaskan, materi KKRI sengaja dibuat untuk menambal apa yang tidak didapat di ruang kelas. Mulai dari cara memimpin, membangun kerja sama tim, hingga wawasan kebangsaan.

Dukungan juga datang dari dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang diwakili Kepala BALTIK, Santi, dan Dinas Pendidikan Kota yang diwakili Abdul Hamid, hadir langsung dalam pembukaan.

Kehadiran mereka menjadi sinyal bahwa pelatihan ala militer ini dipandang penting untuk membentuk karakter siswa di tengah tantangan zaman.

Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis. Setelah itu, 75 kadet tersebut akan menjalani serangkaian pembinaan intensif.

Roni berpesan agar pelatihan ini tidak dianggap sebagai formalitas.

"Berikan yang terbaik. Apa yang didapat di sini, bawa pulang dan terapkan. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk sekolah dan lingkungan," pesannya.

Dengan program ini, diharapkan lahir generasi muda Bandar Lampung yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, dan punya semangat kebangsaan yang kuat, sebagai bekal menuju Indonesia Emas. (***)

Comments