Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Bandar Lampung Evakuasi 856 Sarang Tawon, Ular Hingga Cincin Nyangkut
OTENTIK ( BANDAR LAMPUNG ) – Ancaman keselamatan warga tak hanya dari kebakaran. Sarang tawon, ular masuk rumah, hingga cincin sulit dilepas menjadi darurat yang ditangani Damkar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mencatat menangani 856 kegiatan evakuasi dan penyelamatan sepanjang Januari hingga 12 Oktober 2026.
Kepala Dinas Damkar Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan jumlah itu terdiri dari 827 kejadian selama Januari-September dan 29 kejadian pada 1–12 Oktober 2026.
“Total 856 kejadian yang kami tangani dari Januari hingga pertengahan Oktober 2026,” ujar Anthoni, Minggu (18/10/2026).
Data memperlihatkan sarang tawon atau lebah menjadi penanganan paling rutin. Pada Januari saja tercatat 48 kejadian, April meningkat 53 kejadian, Mei 39, Juni 41, Juli 26, Agustus 21, dan September 22 kejadian.
Selain tawon, evakuasi ular juga berulang. Januari 27 kejadian, Februari 16, Maret dan April masing-masing 26, Mei 25, Juni 19, Juli 18, Agustus 11, dan September 14 kejadian.
“Evakuasi sarang tawon atau lebah menjadi salah satu kejadian yang paling sering ditangani petugas,” kata Anthoni yang juga Ketua DPD APKARI Provinsi Lampung.
Berdasarkan rekapitulasi, penanganan tertinggi terjadi pada April dengan 120 kejadian. Disusul Maret 102, Juni 97, Januari 94, Mei 91, Februari 86, Agustus 82, September 79, dan Juli terendah 76 kejadian.
Di luar hewan, petugas juga menangani cincin atau anting sulit dilepas, kendaraan terkunci, mobil terperosok, hingga penyelamatan hewan terjebak sumur. Kasus cincin bahkan tertinggi 15 kejadian pada Agustus.
Petugas juga menangani buaya, monyet, musang, anjing, anak hanyut, anak terkunci di mobil, hingga percobaan bunuh diri yang dilaporkan pada Juni.
Memasuki 1–12 Oktober 2026, Damkar masih menangani 29 kejadian. Rinciannya, 8 sarang tawon, 5 ular, 5 cincin/anting, 4 kucing, serta kasus tangan terborgol, musang, gembok motor, dan mobil terperosok.(**)

Comments