Akses Diblokir

Pendidikan

Sosialisasikan LAMGAMA, UIN RIL Siapkan Reakreditasi 18 Program Studi pada 2027–2028

Foto: DOK HUMAS UIN RIL

OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyosialisasikan Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater lt.2 Gedung Academic & Research Center, Senin (19/10/2026). 

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya UIN RIL mempersiapkan program studi menghadapi proses reakreditasi sekaligus mempertahankan capaian akreditasi unggul yang telah diraih universitas.

Sosialisasi menghadirkan Direktur Dewan Eksekutif LAMGAMA, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A., dan Anggota Majelis Akreditasi LAMGAMA, Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si.

Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mengatakan, sosialisasi ini menjadi kesempatan penting bagi kampus untuk memahami mekanisme dan arah akreditasi melalui LAMGAMA. Terlebih, sekitar 75 persen program studi di UIN RIL merupakan program studi keagamaan.

“Ini kesempatan bagi kita untuk mengenal lebih jauh lembaga yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu. Kita harus memiliki pemahaman yang sama dan utuh mengenai LAMGAMA,” ujarnya.

Rektor juga mengajak peserta memaknai kegiatan tersebut sebagai bentuk syukur atas capaian APT Unggul yang diraih UIN RIL pada 2024. Ia menyebut Prof. Ahmad Thib Raya turut memberikan kontribusi dalam pencapaian tersebut.

Menurutnya, predikat unggul harus diiringi komitmen nyata untuk mempertahankan dan meningkatkannya, baik dari sisi tata kelola, akademik, maupun layanan pendidikan.

“Melalui kehadiran para narasumber, salah satu upaya nyata UIN RIL melalui LPM adalah mempersiapkan program studi agar bisa meraih akreditasi unggul. Kita ingin mempersiapkannya sejak dini,” katanya.

Ia menyebutkan, tujuh program studi akan menghadapi reakreditasi pada 2027 dan 11 program studi pada 2028. Karena itu, pengelola program studi perlu memahami sejak awal kebijakan dan mekanisme akreditasi yang diterapkan LAMGAMA.

Rektor juga mengaitkan capaian APT Unggul dengan perkembangan kelembagaan UIN RIL sejak 2024, termasuk pembentukan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Fakultas Psikologi Islam. Capaian tersebut juga menjadi bagian dari perkembangan institusi yang mengiringi persetujuan pembukaan Program Studi Kedokteran.

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan sosialisasi untuk memperoleh informasi terkini mengenai proses reakreditasi melalui LAMGAMA.

Kegiatan dimoderatori Wakil Rektor I UIN RIL, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D. Dalam pengantarnya, ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai kebijakan akreditasi, terutama bagi perguruan tinggi yang memiliki kekhasan integrasi keilmuan.

Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad Thib Raya menjelaskan latar belakang pendirian dan perkembangan LAMGAMA. Ia menyebut Prof. Amin Suyitno sebagai salah satu pendiri lembaga tersebut pada 2022, sebelum diluncurkan pada 2026. 

Prof. Thib juga menyebut LAMGAMA sebagai “rumah kita”, yang menegaskan kedekatan lembaga tersebut dengan perguruan tinggi yang mengelola program studi rumpun ilmu agama. 

Sementara itu, Prof. Ruslan Abdul Ghofur memaparkan materi Kebijakan Mutu dan Arah Akreditasi Program Studi Rumpun Ilmu Agama, yang memberikan gambaran mengenai kebijakan mutu dan arah akreditasi bagi program studi dalam rumpun tersebut.

Kegiatan dihadiri Ketua Senat UIN RIL, sejumlah guru besar, jajaran pimpinan universitas, ketua dan sekretaris program studi, serta ketua dan sekretaris gugus mutu fakultas dan program studi.(***)

Comments