Akses Diblokir

Pemkot

Pemkot Bandar Lampung Kebut Perbaikan Jalan, Drainase, dan Trotoar di 5 Kecamatan

OTENTIK ( BANDAR LAMPUNG ) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tancap gas benahi infrastruktur. Perbaikan jalan, drainase, hingga trotoar dikebut di sejumlah kecamatan.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau titik pekerjaan untuk memastikan perbaikan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Eva Dwiana Turun Langsung Cek Rigid Pavement

Sejumlah ruas jalan diperbaiki dengan metode perkerasan kaku atau rigid pavement agar lebih tahan lama. Di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh, serta Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.

Kemudian Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame, serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.

Trotoar di Ahmad Yani Hingga Sudirman Ikut Dibenahi

Tak hanya jalan, penataan trotoar juga dikebut. Fokus di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Jalan Sultan Agung Kecamatan Way Halim, serta kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda hingga Jalan Dr. Susilo. Revitalisasi juga menyasar Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.

Fokus Atasi Genangan dan Nyaman Buat Pejalan Kaki

Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, perbaikan masih terus berlangsung di sejumlah titik.

"Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung," ujar Eva, Selasa (21/10/2026).

Menurut Bunda Eva, perbaikan ini untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat beraktivitas sekaligus mengatasi genangan saat hujan.

"Beberapa ruas yang sedang ditangani antara lain Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Pulau Singkep, Jalan Ratu Dibalau, serta sejumlah ruas lainnya. Penataan trotoar juga dilakukan agar fasilitas bagi pejalan kaki menjadi lebih baik," jelasnya.

Pemkot menyebut perbaikan drainase menjadi bagian penting untuk mendukung aliran air hujan dan mengurangi risiko banjir lokal di kawasan perkotaan.

Selama pekerjaan berlangsung, masyarakat diimbau berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas pengerjaan dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas. (***)

Comments