Akses Diblokir

Pendidikan

IConISTS 2026, Langkah Unila Bangun Kolaborasi Riset Lintas Negara

Foto: DOK HUMAS UNILA

OTENTIK ( LAMPUNG ) -- Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan International Conference on Industry, Science, Technology, and Sustainability (IConISTS) 2026 sebagai forum pertukaran pengetahuan, pengembangan inovasi, dan penguatan kolaborasi di bidang industri, sains, teknologi, dan keberlanjutan, Kamis, 22 Oktober 2026, di Auditorium Hotel Golden Tulip Springhill Lampung.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. Konferensi ini menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Prof. Che Hassan Che Haron, Ph.D., dari Universiti Teknologi PETRONAS, Malaysia; Associate Professor Dr. Abdul Gani Abdul Jameel dari King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi; serta Dr. Ir. Hens Saputra, M.Eng., IPU., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Rektor Unila dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menghadirkan peluang sekaligus tantangan, terutama dalam menghadapi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tersebut melalui penelitian, inovasi, dan kolaborasi.

“Di Universitas Lampung, kami percaya bahwa penelitian tidak hanya harus berkontribusi pada pengetahuan akademik, tetapi juga memberikan solusi praktis yang bermanfaat bagi industri dan masyarakat,” ujar Prof. Lusmeilia.

Ia berharap IConISTS dapat memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi, industri, institusi pemerintah, dan organisasi penelitian. Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat bertukar gagasan, membangun jejaring penelitian, serta menjajaki peluang kolaborasi pada masa mendatang.

Rektor juga memperkenalkan potensi Provinsi Lampung yang didukung sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan industri, dengan komoditas unggulan seperti kopi, lada, dan singkong. Selain itu, kekayaan bentang alam dan keanekaragaman hayati Lampung dinilai membuka peluang kerja sama dalam pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan inovasi teknologi.

Ketua Pelaksana IConISTS 2026 Elida Purba, S.T., M.Sc., Ph.D., mengatakan konferensi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, pelaku industri, dan pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan serta membangun kolaborasi lintas bidang.

Menurutnya, IConISTS bertujuan menjembatani hasil penelitian ilmiah dan inovasi teknologi dengan kebutuhan industri, pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan. Forum ini juga memberikan kesempatan kepada peneliti dan praktisi untuk mempresentasikan temuan terbaru, bertukar perspektif, mengeksplorasi solusi inovatif, dan membangun kemitraan antarlembaga.

Dalam pelaksanaannya, IConISTS 2026 menerima 35 abstrak makalah, termasuk dua makalah dari luar negeri. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahap awal penerimaan yang tercatat sebanyak 21 hingga 23 makalah, sebelum akhirnya mencapai 35 makalah yang diterima.

Elida berharap diskusi dan penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi ini dapat mendorong kolaborasi lanjutan, seperti penelitian bersama dan publikasi ilmiah bersama. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, para pembicara, sponsor, mitra industri, serta seluruh panitia yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan.

Melalui IConISTS 2026, Unila berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia akademik dan industri untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, pengembangan teknologi, serta solusi inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.(***)

Comments