Tujuh Hari Menantang Maut di Dente Teladas: Jejak Nelayan Hilang Ditelan Samudera
OTENTIK ( TULANG BAWANG ) — Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari perahu saat menjaring ikan di Perairan Dente Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, resmi dihentikan pada hari ketujuh Jumat (06/02/2026).
Korban diketahui bernama Ari Yudi (30), warga Desa Kuala Teladas. Sejak laporan diterima, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung mengerahkan tim rescue dan mengoordinasikan unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian dengan membagi area ke dalam beberapa sektor berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction.
“Selama tujuh hari pencarian, tim telah melakukan penyisiran secara maksimal baik di permukaan maupun di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet, perahu nelayan, speed lidah TNI AL serta peralatan pendeteksian bawah air.
Namun hingga hari ke tujuh, tanda tanda korban tidak ditemukan,” ujar Komandan Pos SAR Tulang Bawang Zian Fajri.
Ia menambahkan, kondisi cuaca di Perairan Dente Teladas yang berubah-ubah, disertai angin kencang dan gelombang tinggi pada waktu tertentu, turut menjadi kendala dalam proses pencarian.
Meski demikian, seluruh unsur tetap melaksanakan operasi sesuai dengan rencana dan standar keselamatan yang berlaku.
Pada hari ketujuh, tim SAR gabungan bersama pihak keluarga korban yang diwakili oleh Rudi (kakak korban) melakukan evaluasi dan musyawarah.
Berdasarkan kesepakatan bersama, operasi SAR dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan.
“Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR siap untuk kembali dibuka,” kata Zian.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang, TNI AL, Polairud, KPLP, serta dukungan keluarga korban dan nelayan setempat. Kantor SAR Lampung menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur SAR gabungan dalam pelaksanaan operasi pencarian tersebut. (***)


Comments