BGTK Lampung – IIB Darmajaya Siap Jalin Kemitraan Strategis untuk Pendidikan di Bumi Ruwa Jurai
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung melakukan kunjungan resmi ke Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dalam rangka memperkuat sinergi peningkatan kompetensi guru di Provinsi Lampung pada Kamis, (26/2/26).
Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Kunjungan dipimpin, Kepala BGTK Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T., bersama Ketua Tim Kerja Peningkatan Kompetensi Nasib Wasito, S.E., M.Pd.; Ketua Tim Kerja Fasilitasi, Kemitraan, dan Publikasi Lilis Setya Rini, S.kom., M.T.I.; Koordinator Publikasi Indah; M. Irfan Fakhri, M. Fadhil, dan Aris.
Rombongan diterima Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom.; Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M.; Wakil Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi Pangan Abdi Darmawan, S.T., M.T.I., Ph.D. dan Kepala LP2M Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BGTK Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T. mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 30 ribu guru jenjang pendidikan dasar (dikdas) dan pendidikan menengah (dikmen) yang menjadi fokus pembinaan.
Pihaknya telah melakukan analisis data sebagai dasar perumusan program peningkatan kompetensi yang lebih terarah.
“Dari hasil analisis tersebut, untuk wilayah Pringsewu kami memfokuskan pada program Tutor Sebaya yang dikaitkan dengan TKA,” ujar Hendra.
Ia juga menegaskan bahwa BGTK membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi, termasuk IIB Darmajaya, dalam penyusunan modul kompetensi serta berbagai perangkat pembelajaran lain yang dapat memperkuat kapasitas guru di lapangan.
“Kami butuh bantuan untuk penyusunan modul kompetensi atau hal lain yang dapat dilakukan oleh teman-teman kampus,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan IIB Darmajaya, Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom. menyampaikan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan adalah memperdalam hasil analisis data agar solusi yang dirancang benar-benar sesuai kebutuhan.
“Pertama, kita lihat hasil analisisnya. Bagaimana proses pembelajaran yang dapat memberikan solusi, terutama terkait TKA,” ujar Said seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.
Lebih lanjut, Said menawarkan pengembangan Rumah Learning Management System (LMS) sebagai produk kolaboratif yang dapat dimanfaatkan oleh BGTK Provinsi Lampung. Melalui Rumah LMS tersebut, nantinya akan lahir berbagai bahan ajar berbasis multimedia yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan guru dan siswa.
“Rumah LMS ini bisa menjadi produk yang digunakan oleh BGTK. Dari sana akan lahir bahan ajar berbasis multimedia,” jelasnya.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk kembali bertemu guna membahas langkah teknis dan implementasi kerja sama secara lebih rinci.
Sinergi antara BGTK Provinsi Lampung dan IIB Darmajaya diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Lampung. (***)

Comments