UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menegaskan komitmennya terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. Hal itu disampaikan oleh Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dalam Entry Meeting Audit Laporan Keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang digelar di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Gedung Academic & Research Center, Senin (02/03/2026).
Entry Meeting ini menjadi tahapan awal pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Bagi UIN RIL, momentum ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas tata kelola yang selama ini dibangun.
Rektor menyampaikan bahwa audit diharapkan memberi energi baru bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan performa keuangan kampus. “Semoga ini memberikan kepada kita semua energi baru untuk lebih meningkatkan kinerja dan performa keuangan di kampus kita UIN RIL ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan, UIN RIL menunjukkan tren positif sebagaimana PTKIN dan UIN besar lainnya. Saat ini UIN RIL telah bertambah dua fakultas baru sehingga memiliki delapan fakultas dan program pascasarjana. Kampus juga tengah mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran dan berharap segera mendapatkan jadwal visitasi dari Kemendikti.
Selain itu, Rektor membeberkan sejumlah capaian yang diraih pada tahun lalu, di antaranya pengelolaan maturitas BLU terbaik nomor dua di kalangan PTKIN. Ia juga menegaskan kewajiban untuk menyelesaikan sejumlah temuan, baik pada masa kepemimpinan saat ini maupun sebelumnya. Terakhir, UIN RIL mendapatkan apresiasi dari Itjen Kemenag terkait Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan TLHP sebesar Rp0 (nihil).
Menurutnya, komitmen tersebut perlu ditunjukkan kepada publik dan negara, dalam hal ini BPK, bahwa Rektor dan seluruh jajaran memiliki keseriusan dalam mempertanggungjawabkan amanah yang diemban bersama.
“Tugas kita sebagai pengemban amanah tidak lain untuk menunjukkan kinerja dengan performa tertinggi, karena Allah Swt. akan menyaksikan apa yang kita perbuat, begitu pula Rasulullah SAW,” katanya.
Ia meminta seluruh jajaran dan tim, meskipun masih terdapat keterbatasan atau kekurangan, tetap berupaya mempertanggungjawabkan dan memperbaikinya dalam sisa waktu ke depan agar UIN RIL terus bertumbuh dan mendunia.
Rektor juga menyinggung sejumlah capaian lain seperti prestasi kampus hijau UI GreenMetric dan predikat Kampus Informatif. Ia berharap audit yang dilakukan BPK RI memberikan kebaikan bagi seluruh civitas akademika serta semakin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.
“Semoga audit yang dilakukan memberikan kebaikan untuk kita semua,” ujarnya, seraya menegaskan pentingnya menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme, karena setiap amanah dan kinerja harus dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, salah satu Tim BPK, Medianto Basuki, selaku Pengendali Teknis menjelaskan bahwa pemeriksaan keuangan merupakan amanat undang-undang dalam pengelolaan keuangan negara.
Tujuan pemeriksaan adalah memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan tahun anggaran 2025. Ia juga menyampaikan ruang lingkup serta mekanisme pemeriksaan, dan memastikan kesiapan dokumen serta data dukung yang diperlukan selama proses audit.
Pemeriksaan dilaksanakan untuk menilai kesesuaian pengelolaan keuangan serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tim BPK RI juga menekankan perlunya dukungan pimpinan dalam penyediaan data dan dokumen selama proses audit.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan UIN RIL, mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, hingga Kabag dan Koordinator.(***)

Comments