Dosen FST UIN Raden Intan Lampung Jadi Juri LKS Web Technologies di Pati dan Malang
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam NegeriRaden Intan Lampung kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan kompetensi generasi muda di bidang teknologi informasi. Salah satu dosen FST, David Naista, M.T.I., dipercaya menjadi juri pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) DIKMEN (SMK/SMA/MA/MAK) Ke-XXXIV Tahun 2026 pada bidang lomba Web Technologies di dua daerah, yakni Kabupaten Pati dan Kota Malang.
Kegiatan pertama dilaksanakan pada 2–3 Februari 2026 dalam
ajang LKS DIKMEN Ke-XXXIV tingkat Kabupaten Pati yang bertempat di SMK Tunas
Harapan Pati. Kompetisi ini diselenggarakan secara hybrid, dengan peserta
mengikuti lomba di lokasi, sementara dewan juri melakukan proses penilaian
secara daring. Sebanyak empat SMK se-Kabupaten Pati turut berpartisipasi dalam
bidang lomba Web Technologies.
Pada kesempatan tersebut, David Naista berkolaborasi sebagai
juri bersama Mohammad Nur Fawaiq, M.Kom., dari YukCoding Media.
Selanjutnya, pada 4–5 Februari 2026, David Naista kembali
bertugas sebagai juri dalam LKS DIKMEN Ke-XXXIV tingkat Kota Malang yang
dilaksanakan secara offline di SMK Negeri 4 Malang. Kompetisi ini diikuti oleh
10 SMK se-Kota Malang.
Dalam pelaksanaan lomba tersebut, ia berkolaborasi dengan
Eko Subiyantoro, S.Pd., S.ST., M.T., dari PPPPTK BOE VEDC Malang.
Bidang lomba Web Technologies menuntut peserta memiliki
kompetensi dalam perancangan, pengembangan, serta implementasi aplikasi
berbasis web sesuai standar industri. Aspek penilaian meliputi kemampuan
teknis, efisiensi dan kualitas kode program, desain antarmuka pengguna (user
interface), serta kemampuan problem solving dalam menyelesaikan studi kasus
yang diberikan.
Keterlibatan dosen FST UIN Raden Intan Lampung sebagai juri
dalam ajang kompetisi nasional tersebut menunjukkan peran aktif perguruan
tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi serta pembinaan
talenta digital di Indonesia. Selain itu, partisipasi ini juga menjadi wujud
kontribusi akademisi dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan
industri teknologi informasi yang terus berkembang. (***)

Comments