Dosen UIN Raden Intan Lampung Jadi Pemateri Pelatihan Aeromodelling Tingkat Provinsi
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam NegeriRaden Intan Lampung kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan potensi masyarakat melalui kegiatan pelatihan dan pendalaman materi olahraga dirgantara cabang aeromodelling tingkat provinsi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 12–13 Februari 2026 di
Lanud TNI AU P.M. Bun Yamin dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di
Provinsi Lampung yang memiliki minat pada olahraga dirgantara.
Dalam kegiatan ini, Ernando Rizki Dalimunthe hadir sebagai
pemateri utama. Ia diperkenalkan sebagai Ketua Bidang Olahraga Dirgantara
Aeromodelling Cabang Olahraga Aerosport Provinsi Lampung sekaligus anggota
Krida Olahraga Dirgantara pada Saka Dirgantara Provinsi Lampung. Kehadirannya
menjadi wujud sinergi antara dunia akademik, organisasi olahraga, serta
pembinaan generasi muda di bidang kedirgantaraan.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan,
keterampilan, serta pemahaman peserta mengenai olahraga dirgantara
aeromodelling, yang merupakan salah satu cabang olahraga aerosport dengan
tingkat presisi dan ketelitian tinggi.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara
intensif melalui kombinasi penyampaian materi teori dan praktik langsung di
lapangan. Pada sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar
aeromodelling, meliputi pengenalan jenis-jenis pesawat model, prinsip
aerodinamika sederhana, teknik perakitan, serta standar keselamatan penerbangan
dalam olahraga dirgantara.
Materi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap
peserta memahami aspek teknis dan keamanan sebelum melakukan praktik
penerbangan.
Selanjutnya pada sesi praktik lapangan, para peserta
diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh
melalui simulasi dan penerbangan langsung pesawat aeromodelling. Antusiasme
peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari
persiapan alat, pengendalian pesawat, hingga evaluasi hasil penerbangan. (***)

Comments