Mahasiswa PBI UIN RIL Gelar SPEC 7.0, Dorong Suara Pemuda untuk Masa Depan Berkelanjutan
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (HMJ PBI) atau English Student Association (ESA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menggelar Spectacular English Competition (SPEC) 7.0. Kegiatan tingkat provinsi ini mengusung tema Empowering Youth Voices Through Spectacular English Competition To Take Action and Accelerate a Sustainable Future.
Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, S.STP., M.M. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa PBI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN RIL dalam menyelenggarakan ajang kompetisi yang dinilai mampu mendorong lahirnya ide-ide segar dari kalangan muda.
Menurutnya, kampus harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk berlatih, menunjukkan kemampuan, sekaligus mengasah keberanian berbicara. Tema yang diangkat dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana pemuda dituntut tidak hanya memiliki suara, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata.
“Anak muda harus punya suara, dan suara itu harus berdampak. Dunia saat ini penuh tantangan, dan pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut andil di dalamnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa global yang menjadi salah satu kunci dalam menghadapi persaingan di masa depan. Menurutnya, menjadi pemenang dalam kompetisi adalah bonus, sementara pengalaman, jejaring, dan pembelajaran yang diperoleh menjadi bekal penting ke depan.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, mengapresiasi kolaborasi dengan kalangan akademisi seperti yang dilakukan UIN RIL dalam upaya membentuk generasi unggul, terutama dalam menyongsong masa depan yang membutuhkan keterampilan bahasa Inggris sebagai senjata utama.
Sementara itu, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FTK UIN RIL, Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tingkat provinsi tersebut. Di hadapan para peserta dari kalangan siswa dan mahasiswa se-Provinsi Lampung, ia juga memaparkan sejumlah capaian UIN Raden Intan Lampung sebagai bentuk motivasi.
Kegiatan ini juga dihadiri Kasubbag TU yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, serta para dosen PBI UIN RIL.
Ketua Program Studi PBI UIN RIL, M. Ridho Kholid, S.S., M.Pd., berharap SPEC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Senada, Ketua HMJ PBI, Wadja Fadhlika, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya aktif dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kreativitas dan kontribusi nyata. Menurutnya, momentum dies natalis melalui SPEC 7.0 juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terus berkembang sekaligus menjadi kebanggaan bagi institusi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana SPEC 7.0, Irham Ikhsanul Arifin, menyampaikan total peserta yang mengikuti rangkaian perlombaan mencapai ratusan peserta dari berbagai kategori.
Rinciannya meliputi lomba speech tingkat SMA sebanyak 31 peserta, speech tingkat universitas 28 peserta, storytelling SMA 16 peserta, solo song 22 peserta, debate universitas sebanyak 12 peserta (4 tim), design poster 24 peserta, English ambassador 38 peserta, serta kompetisi futsal yang diikuti 17 tim.(***)

Comments