UIN Raden Intan Lampung Samakan Persepsi Audit Mutu Internal 2026 Terintegrasi ISO
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mulai mematangkan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) terintegrasi International Organization for Standardization (ISO) Tahun 2026 melalui kegiatan penyamaan persepsi bagi para auditee, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh unit kerja menghadapi audit internal Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan ISO secara bersamaan.
Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN RIL tersebut diikuti jajaran pimpinan tingkat rektorat, fakultas, pascasarjana, lembaga, UPT, hingga Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF) dan Unit Penjaminan Mutu Program Studi (UPMP).
Ketua LPM UIN RIL, Bambang Irfani, Ph.D., menyampaikan, pelaksanaan AMI tahun ini dilakukan secara terintegrasi bersama audit ISO agar proses evaluasi mutu berjalan lebih efektif dan terarah.
“Pada tahun ini kita akan melakukan audit internal secara bersamaan antara SPMI dan ISO, sehingga perlu ada penyamaan persepsi terlebih dahulu dengan para auditee,” ujar Bambang.
Menurutnya, audit internal tidak semestinya dipandang sebagai proses mencari kesalahan, melainkan upaya bersama untuk memastikan standar mutu berjalan dengan baik.
“Harapan kita pelaksanaan audit internal berjalan dengan nyaman, bukan sesuatu yang dikhawatirkan atau ditakuti,” katanya.
Bambang juga meminta seluruh auditee memanfaatkan waktu persiapan sekitar satu minggu untuk memastikan kesiapan dokumen sebelum auditor turun ke masing-masing unit kerja.
Sebelumnya, LPM juga telah menggelar penyamaan persepsi bagi auditor internal UIN RIL pada Jumat (15/05/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. H. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I dari UIN Malang sebagai narasumber Auditor SPMI serta Ir. Muhammad Yusuf, S.T., M.M., CQM., CPS., IPU., ASEAN Eng. sebagai narasumber Auditor ISO.
Wakil Rektor I UIN Raden Intan Lampung, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., saat membuka kegiatan menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan AMI terintegrasi ISO tersebut.
Ia menilai penyamaan persepsi sangat penting agar para auditee memahami hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum proses audit berlangsung.
“Kita harus memahami apa yang harus diperhatikan sehingga nanti auditor mengetahui apa yang diminta,” ujar Prof. Andi Thahir.
Menurutnya, hasil AMI nantinya juga menjadi bahan penting bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan pada tinjauan manajemen kampus. “AMI ini sangat penting untuk pengambilan kebijakan,” lanjutnya.
Sementara itu, narasumber Auditor ISO, Ir. Muhammad Yusuf, menekankan pentingnya kesiapan auditee sebelum pemeriksaan dilakukan auditor.
Ia mengingatkan para auditee untuk melakukan pengecekan ulang dokumen dan memahami implementasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, khususnya pada klausul 4 hingga klausul 10.
Selain itu, para auditee juga diminta memastikan dokumen monitoring evaluasi dan berbagai bukti pendukung lainnya telah tersedia dengan baik.
Sekretaris LPM, Dr. Ahmad Fauzan, saat memandu kegiatan pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI direncanakan dimulai dalam waktu dekat.
“Mari kita siapkan. Insyaallah paling cepat minggu ini dimulai pada tingkat fakultas dan pascasarjana, kemudian dilanjutkan ke program studi,” ujarnya.
Diketahui, UIN Raden Intan Lampung saat ini menerapkan ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu) dan ISO 21001:2018 (Sistem Manajemen Pendidikan) yang terintegrasi dengan ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan) sebagai bagian dari penguatan tata kelola mutu dan layanan pendidikan di lingkungan kampus.(***)

Comments