Bawa Perpustakaan Mini di Atas Mobil, KKKS SD Bandar Lampung Gaungkan Literasi di HUT 344
OTENTIK ( BANDAR LAMPUNG ) -- Di tengah gemerlap lampu dan ornamen megah Pawai Mobil Hias HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, satu kendaraan mencuri perhatian.
Bukan karena paling besar atau paling mewah. Tapi karena isinya: rak buku.
Minggu (19/7/2026), Kelompok Kerja Kepala Sekolah KKKS SD Kota Bandar Lampung tampil dengan konsep "Perpustakaan Mini Berjalan".
Rak Buku Jalan-Jalan di Tengah Pawai
Mobil hias KKKS SD disulap jadi perpustakaan berjalan. Isinya penuh buku cerita rakyat, buku pengetahuan, sampai buku pendidikan karakter.
Tak cukup di situ. Ornamen tapis dan siger khas Lampung dipadukan dengan simbol pena dan buku. Hasilnya: budaya ketemu literasi dalam satu panggung bergerak.
Di atas mobil, deretan siswa SD tampil sambil membawa buku dan papan bertuliskan "Ayo Membaca". Aksi mereka langsung jadi magnet bagi ribuan warga di sepanjang rute Tugu Adipura - Tulang Bawang.
"Literasi Harus Jadi Budaya, Bukan PR"
Ketua KKKS SD Bandar Lampung, Kusrina, M.Pd mengatakan sengaja mengangkat tema literasi.
"Melalui pawai ini kami ingin menyampaikan bahwa literasi bukan hanya kegiatan di dalam kelas, tetapi harus jadi budaya sehari-hari. Anak yang gemar membaca punya wawasan luas dan karakter kuat," ujar Kusrina.
Kusrina yang juga Kepala SDN 2 Rawa Laut itu berharap masyarakat terinspirasi.
"Kami ingin ketika masyarakat melihat mobil ini, bukan hanya terhibur. Tapi juga mau ngajak anaknya lebih dekat dengan buku, baik di rumah maupun di sekolah," katanya.
Pendidikan dan Budaya Jalan Bareng
Menurut Kusrina, HUT ke-344 jadi momentum pas buat mengenalkan gerakan literasi lebih luas. Ia menekankan pendidikan bukan cuma tugas sekolah.
"Pendidikan tanggung jawab bersama. Sekolah, keluarga, dan lingkungan," tegasnya.
Mobil hias KKKS SD ini jadi bukti bahwa kemajuan pendidikan bisa sejalan dengan pelestarian budaya.
Diketahui, pawai tahun ini diikuti sekitar 80 kendaraan hias dari instansi, BUMN, hingga komunitas. (***)

Comments