Akses Diblokir

Pendidikan

Rektor UIN RIL Bagikan Pengalaman Tingkatkan Mutu Pendidikan kepada Pendidik Lampung Utara

Foto: DOK HUMAS UIN RIL

OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., membagikan pengalaman UIN RIL dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kelembagaan kepada para guru, kepala sekolah, dan insan pendidikan di Kabupaten Lampung Utara, Minggu (09/08/2026).

Hal itu disampaikan Prof. Wan Jamaluddin saat menjadi narasumber pada hari keempat kegiatan “Ngopi” (Ngobrol Pendidikan Islam) di Kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Komisi VIII DPR RI bersama Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI melalui Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung.

Kegiatan “Ngopi” dilaksanakan dalam dua gelombang pada 6 Agustus hingga 10 September 2026 di 22 desa di Kabupaten Lampung Utara. Kegiatan diikuti guru, kepala sekolah, tenaga pendidik, dan insan pendidikan dari berbagai satuan pendidikan.

Dalam pemaparannya, Prof. Wan mendorong para pendidik untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pendidikan. Ia mengingatkan agar guru dan kepala sekolah tidak berhenti pada pencapaian standar minimal.

“Jangan pernah berhenti dan merasa puas hanya pada standar minimal. Kita harus terus berupaya melampaui ekspektasi dan meraih standar tertinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Prof. Wan juga mengapresiasi Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam, S.E., atas inisiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan “Ngopi”. Kolaborasi antara lembaga legislatif, pemerintah, dan perguruan tinggi, ujarnya, dapat menjadi ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai pengembangan pendidikan di daerah.

Kepada para pendidik, Prof. Wan Jamaluddin turut membagikan perjalanan UIN RIL dalam meningkatkan mutu kelembagaan hingga meraih akreditasi Unggul.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil proses panjang dan kerja bersama sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola, dan layanan perguruan tinggi.

Perkembangan tersebut kemudian diikuti dengan pembukaan dua fakultas baru, yakni Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Psikologi Islam. Selain itu, UIN RIL saat ini sedang dalam proses pengusulan pembukaan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari pengembangan kelembagaan.

Prof. Wan mengatakan proses tersebut menjadi gambaran bahwa peningkatan kualitas tidak berlangsung secara instan, tetapi membutuhkan konsistensi, kerja sama, dan kemauan untuk terus melakukan perbaikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya semangat fastabiqul khairat atau berlomba dalam kebaikan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas pendidikan merupakan bagian dari pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pendidikan adalah perjuangan yang manfaatnya tidak hanya kita rasakan hari ini, tetapi juga menjadi bekal kebaikan untuk kehidupan yang akan datang,” pesannya. (***)

Comments