Bupati Pringsewu: Kerukunan Umat Beragama Fondasi Pembangunan Daerah
OTENTIK ( PRINGSEWU ) – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menegaskan kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting bagi persatuan, stabilitas, dan pembangunan daerah.
Hal itu Riyanto sampaikan saat membuka pembinaan dan konsolidasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kecamatan se-Kabupaten Pringsewu di Hotel Urban Pringsewu, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Riyanto, Kabupaten Pringsewu memiliki keberagaman agama, keyakinan, suku, budaya, dan latar belakang sosial. Keberagaman itu adalah kekayaan yang harus dijaga bersama, bukan alasan untuk terpecah belah.
"Pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang baik, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kualitas SDM, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang aman, damai, harmonis, dan saling menghormati," kata Riyanto.
Kerukunan Bukan Sekadar Slogan
Bupati menekankan kerukunan tidak cukup hanya diwujudkan melalui slogan atau kegiatan seremonial. Kerukunan harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
"Kerukunan harus tercermin melalui penghormatan terhadap perbedaan, komunikasi yang terbuka, serta kesediaan untuk hidup berdampingan secara damai. Dalam konteks inilah, FKUB memiliki peran strategis sebagai wadah dialog, komunikasi, dan penguatan hubungan antar tokoh serta umat beragama," ujarnya.
Ia juga menegaskan tanggung jawab menjaga kerukunan bukan hanya berada di pundak FKUB. Tanggung jawab itu menjadi milik bersama, termasuk pemerintah daerah, Kementerian Agama, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.
FKUB Mitra Strategis Pemda
"Untuk itu, saya berharap FKUB dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun suasana kondusif, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan. Kita harus pastikan setiap masyarakat dapat menjalankan kehidupan beragama dengan aman dan tenteram sesuai ketentuan perundang-undangan," tegasnya.
Riyanto menambahkan, daerah yang maju bukan hanya daerah yang berkembang secara ekonomi. Daerah maju adalah daerah yang masyarakatnya mampu hidup berdampingan secara damai penuh persaudaraan.
"Untuk itu, mari bersama-sama merawat semangat kebersamaan dan gotong royong," ajaknya.
Acara tersebut dihadiri Ketua FKUB Provinsi Lampung Prof. Dr. H. M. Bahruddin, M.A., Ketua FKUB Pringsewu KH. Mahfudz Ali, serta jajaran pemerintah daerah. (**)

Comments