Akses Diblokir

Pemkab

Bupati Pringsewu Kick Off KPBU Lampu Jalan, Siapkan 6.098 Titik APJ Baru

OTENTIK ( PRINGSEWU ) – Kick off meeting proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) Kabupaten Pringsewu resmi dibuka.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuka langsung kegiatan tersebut di Ruang Rapat Bupati, Kamis (22/10/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur PDPPI Kementerian Keuangan Heri Setiawan, Deputi Direktur Bidang I PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Tanti Hidayati, Sekda Pringsewu M. Andi Purwanto, serta jajaran pemda dan DPRD.

Solusi di Tengah Keterbatasan APBD

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan penyiapan proyek KPBU APJ sejalan dengan upaya mewujudkan visi Pringsewu Makmur. Visi itu khususnya melalui peningkatan kualitas infrastruktur, keselamatan, kenyamanan, dan daya dukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui skema KPBU, Pemkab mencari alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan kemampuan APBD.

"Skema ini diharapkan dapat mendukung penyediaan layanan publik yang lebih baik dengan pembagian peran dan risiko yang direncanakan secara cermat antara pemerintah dan badan usaha," ujar Riyanto.

Rincian 6.098 Titik Lampu Jalan

Berdasarkan rancangan kebutuhan yang saat ini menjadi bahan penyiapan proyek, pembangunan APJ dengan tiang baru direncanakan sebanyak 1.305 titik.

Ribuan titik itu tersebar di sepanjang ruas jalan nasional dan provinsi, beberapa ruas jalan kabupaten, serta ruas jalan prioritas di lingkungan komplek perkantoran pemkab.

Selanjutnya, pemasangan lampu, komponen kelistrikan, dan stang baru retrofit pada tiang eksisting milik PLN direncanakan sebanyak 3.245 titik.

Sementara penggantian lampu dari jenis HPS menjadi LED pada APJ eksisting direncanakan sebanyak 1.548 titik yang tersebar di ruas jalan kabupaten dan jalan lingkungan.

"Dengan demikian, total rencana penanganan APJ dalam rancangan kebutuhan ini mencapai 6.098 titik," beber Riyanto.

Lokasi Belum Final, Tampung Aspirasi DPRD

Namun demikian, penentuan lokasi dan sebaran akhir titik lampu belum ditetapkan secara final. Hal itu masih akan dibahas bersama para pemangku kepentingan terkait.

Pembahasan akan mempertimbangkan kebutuhan lapangan, aspek teknis, pemerataan pelayanan, dan terutama mendengarkan serta menampung aspirasi dari legislatif.

Dalam pelaksanaannya, rencana tersebut akan dikaji lebih lanjut agar pemanfaatan tiang baru maupun tiang eksisting dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

"Masukan masyarakat dan perangkat daerah juga penting agar penentuan titik lampu benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah. Selain itu, penggunaan teknologi LED hemat energi juga akan dipertimbangkan guna mendukung kualitas pencahayaan dan efisiensi biaya operasional," katanya.

Bupati menegaskan penyiapan proyek akan dilakukan dengan memperhatikan aturan perundang-undangan serta aspek teknis, tata ruang, keselamatan, lingkungan, dan kelayakan pembiayaan.

"Setiap keputusan akan dikaji cermat agar pelaksanaan proyek dapat berjalan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga melalui kerja sama dan sinergi yang baik seluruh pihak, penyiapan KPBU APJ dapat berjalan lancar, terencana, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan," ucapnya. (**)

Comments