Pilkada, ASN dan Masyarakat Tulang Bawang Diharapkan Tetap pada Garis Netral
OTENTIK (TUBA)– Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah menghadiri Pengukuhan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah serta diskusi hoax, Sara, money politik Kabupaten Tulang Bawang yang dihadiri oleh Muspida dan forkopimda, Senin (26/2/2018).
Wakil Bupati menyampaikan secara konsepsional bahwa organisasi keagamaan sebenarnya mempunyai kekuatan tersendiri di dalam masyarakatnya. Demikian halnya dengan Muhammadiyah, yang selain didukung oleh tingkat religiusitas masyarakat yang cukup tinggi, juga terutama karena diperkuat oleh kuantitas anggotanya yang cukup besar. Karena itu, kondisi ini tentu sangat potensial dan strategis untuk turut mewarnai kehidupan masyarakat dan bangsa kita.
Selain itu Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah juga mengatakan, keseimbangan antara wawasan keislaman dan wawasan kemasyarakatan, merupakan dua instrumen penting organisasi dan melalui keutuhan dua wawasan inilah, maka organisasi-organisasi sosial keagamaan, dapat tetap mampu memainkan peranannya secara maksimal dalam menghadapi masa depan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
“Terakhir, keberadaan Muhammadiyah diharapkan dapat turut menunjang berbagai program pemerintah, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pembinaan akhlak, serta pembinaan hukum dalam rangka mewujudkan situasi dan kondisi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang stabil, hal ini sesuai dengan Semboyan Bergerak Melayani Warga,” ungkap wabup.
“Jangan menyebarkan berita yang sifatnya hoax atau tidak benar, melakukan Money Politik serta melakukan politisasi Sara, menurutnya karena itu merusak tatanan dan nilai-nilai demokrasi yang ada,” jelas Hendriwansyah.
Menurut Hendriwansyah, pilkada adalah sistem yang paling bagus mewujudkan demokrasi, hadapi Pilkada secara santai, serius dan jangan ada gaduhnya. Oleh karena itu wakil bupati berharap agar seluruh masyarakat Tulang Bawang menolak dan melawan Politik Uang yang disampaikan pihak pihak yang tidak bertanggung untuk merusak pesta demokrasi di Indonesia khususnya di Kabupaten Tulang Bawang.
“Agar jangan mau menerima uang ataupun sembako , jika ada yang memberikan hal tersebut segera laporkan kepada kami ataupun kepada pihak yang berwajib. Tugas kita meningkatkan partisipasi pemilih kepada pasangan calon agar tidak terniat untuk melaksanakan hoax dan money politik, masyarakat kota adalah masyarakat yang cerdas tidak akan gampang dipengaruhi money politik,” terang wabup.
“Harapan kita pilkada ini dapat berjalan tenang damai dan tidak menyalahi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepada seluruh ASN atau masyarakat Tulang Bawang, kita harapkan tetap pada garis netral,” tutup Hendriwansyah. (sam/ida/rls)
Comments