Pemkab Lampung Tengah Terus Berkomitmen Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur
OTENTIK
(LAMTENG)–Pemerintah
Kabupaten Lampung Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan
infrastruktur dengan membangun 15 kilometer jalan kabupaten di Kecamatan Seputuhagung
dan mulai dihotmix.
Bupati Lampung Tengah Mustafa, di Gunung Sugih, dalam penjelasan tertulis,
Minggu (3/9/2017), mengatakan, Pemkab Lampung Tengah telah menganggarkan Rp5
miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Seputihagung.
Pembangunan jalan itu berupa lima titik jalan penghubung antarkampung atau
kecamatan.
"Upaya pembangunan infrastruktur jalan terus kami lakukan. Jalan kampung
yang telah dibangun mencapai 704,62 kilometer. Jalan rigid Punggur-Majapahit
sepanjang 10,47 kilometer dan Insya Allah
selesai tahun ini," ungkap bupati.
Pembangunan jalan di Kecamatan Seputihagung ada lima titik, yakni jalan yang
menghubungkan Kampung Donoarum-Gayau Sakti, dan Kampung Mujirahayu. Kemudian
jalan penghubung Kampung Donoarum, Fajar Asri dan Sulusuban, jalan Kampung
Donoarum hingga Kampung Endangrejo, jalan Kampung Endangrejo menuju Kampung
Fajarasri, dan Jalan penghubung Kampung Sulusuban dengan Kampung Harapan Rejo.
Camat Seputuhagung Sariman mengatakan, berdasarkan program Pemkab Lampung
Tengah dipimpin Bupati Dr Ir Mustafa akan terus melakukan pembangunan di bidang
infrastruktur terutama jalan.
Sariman menjelaskan, sebelumnya kondisi jalan tersebut rusak cukup parah.
Banyak lubang di mana-mana. Namun berkat perhatian pemerintah, jalan utama
penghubung kampung-kampung di Seputihagung bisa segera dibangun. "Alhamdulillah berkat perhatian dari pak
Bupati, kecamatan kami mendapatkan pembangunan jalan yang berstatus jalan milik
pemerintah kabupaten," terangnya.
Pembangunan jalan hotmix itu ditargetkan hingga akhir tahun anggaran 2017 ini.
Beberapa titik sudah mulai dilakukan, bahkan sudah jadi. Namun ada juga yang
masih dalam proses pembangunan.
Selain membangun jalan kabupaten, Kecamatan Seputihagung juga telah membangun
jalan-jalan kampung sepanjang 16,54 meter jalan lapen dan 11,06 meter jalan
onderlah yang menggunakan anggaran dana kampung.
Sariman menegaskan, pembangunan ini untuk peningkatan pembangunan di tingkat
kampung yang sangat diharapkan oleh masyarakat setempat.
Menurutnya, masyarakat sangat mendambakan jalan yang bagus dan mulus, mengingat
masyarakat Seputih Agung mayoritas adalah petani, sehingga jika jalannya sudah
bagus maka mereka akan lebih mudah saat membawa hasil pertanian ke kota serta
mempermudah mobilisasi masyarakat.
"Jarak kecamatan kami ke ibu kota kabupaten cukup jauh, sehingga saat
jalan sudah mulus maka mobilitas kami pastinya akan menjadi lancar," jelasnya.
Pemkab Lampung Tengah juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Keuangan.
Pemkab telah mengajukan rencana perbaikan untuk 47 ruas jalan dan satu jembatan
yang kemungkinan akan direalisasikan tahun depan. (jn/red)
Comments