Akses Diblokir

Pendidikan

Mahasiswa Hukum Internasional Berpartisipasi dalam The 7th

Foto: DOK HUMAS UNILA

OTENTIK ( LAMPUNG ) -- Mahasiswa Program Studi Hukum Internasional Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) berpartisipasi sebagai presenter dalam The 7th International Student Colloquium 2025 yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, pada 1 Desember 2025.

Kelima mahasiswa tersebut, yaitu Ribkha Elizabeth Sirait, Duwi Anjelia, Dhiazra Yoriko Chairunnisa, Keren Claudia Br. Ginting, dan Laura Qolby dan didampingi oleh dua dosen pendamping serta dosen pembimbing skripsi masing-masing mahasiswa.

The 7th International Student Colloquium 2025 merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan oleh ACPA Commission for Global Dimensions of Student Development (CGDSD).

kolokium ini mengangkat tema “Navigating the Crossroads: Law, Democracy, and Constitutionalism in a Shifting Global Landscape.” Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, hingga pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk membahas isu-isu global dalam pendidikan tinggi.

Dalam konferensi ini, mahasiswa Unila mengangkat isu-isu hukum, antara lain:

Ribkha Elizabeth Sirait: Transnational Justice for Indonesian Migrant Workers Exploited in Online Gambling Syndicates

Duwi Anjelia: Jurisdiction of the International Criminal Court in the Arrest of Rodrigo Duterte in Connection with the War on Drugs Policy in the Philippines.

Dhiazra Yoriko Chairunnisa: Legal Implication of the 2025 UK–Mauritius Agreement on the Chagos Archipelago Sovereignty Dispute and the Protection of Chagossian Rights

Keren Claudia Br. Ginting: Globalization vs State Policy: The United States Tariff Measures Under the General Agreement on Tariff

Laura Qolby: Violation of the Principle of Holding No Harm in Cases of Mercury Pollution by Chinese Mining (Mencheng Mining and Zinquo Mining) in Cameroon

Proses menuju keikutsertaan dalam konferensi ini diawali dengan pendaftaran sebagai presenter dan pengiriman abstrak artikel ilmiah. Setelah melalui proses seleksi, seluruh abstrak dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap presentasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang berharga, mulai dari peningkatan kemampuan riset dan presentasi dalam bahasa Inggris, hingga perluasan jejaring akademik internasional. Partisipasi ini juga menjadi wujud komitmen Unila dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dan berprestasi di tingkat global. (***)

 

Melalui pengalaman tersebut, para mahasiswa berharap keterlibatan mereka dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Unila lainnya untuk berani mencoba dan berpartisipasi dalam forum akademik internasional sebagai bagian dari pengembangan kapasitas dan daya saing global. [

Tags: DAERAH

Comments