PLN Pringsewu Edukasi Pelajar SMA Muhammadiyah Kalirejo, Cegah Korsleting Hingga Layang-layang
OTENTIK ( LAMTENG ) – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan UP3 Pringsewu berupaya menumbuhkan budaya keselamatan ketenagalistrikan sejak dini. Karena itu, PLN menggelar sosialisasi potensi bahaya listrik bagi pelajar dan guru SMA Muhammadiyah Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.
Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan K3L PLN UP3 Pringsewu, Andi Dwi Yunanto memimpin langsung kegiatan ini. Selain itu, personel K3L PLN Unit Layanan Pelanggan ULP Kalirejo juga mendampingi.
PLN Ajak Siswa Jadi Agen Keselamatan
Dalam pemaparannya, Andi Dwi Yunanto menjelaskan dasar-dasar keselamatan ketenagalistrikan. Ia juga memaparkan berbagai potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar. Tak hanya itu, ia menyampaikan langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kondisi darurat terkait kelistrikan.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin para pelajar memahami dasar-dasar keselamatan ketenagalistrikan. Kami juga ingin mereka tahu potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar, serta langkah pencegahan yang harus dilakukan," ujar Andi.
Lebih lanjut, Andi berharap para siswa tidak hanya menggunakan listrik secara aman. "Kami berharap para siswa juga menjadi agen keselamatan. Dengan begitu mereka bisa mengedukasi keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitarnya," tambahnya.
4 Bahaya Listrik yang Wajib Siswa Waspadai
Sebagai bagian dari edukasi, tim PLN mengajak para siswa mengenali potensi bahaya listrik yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya:
1. Bermain layang-layang di dekat Saluran Udara Tegangan Menengah SUTM
2. Menggunakan stop kontak secara berlebihan karena dapat memicu korsleting
3. Menggunakan gawai yang sedang diisi daya saat hujan atau terjadi petir
4. Tidak menjaga jarak aman saat mendirikan antena maupun bangunan di sekitar jaringan listrik
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah Kalirejo, Amrizal Tamam, M.Pd menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif PLN dalam memberikan edukasi kepada para pelajar.
"Menurut kami, materi yang tim PLN sampaikan sangat bermanfaat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah terhadap pentingnya keselamatan dalam menggunakan listrik," ucapnya.
PLN Perkenalkan Aplikasi PLN Mobile
Selain memberikan edukasi keselamatan, PLN juga memperkenalkan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini merupakan layanan digital yang memudahkan pelanggan mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan.
Dengan aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya listrik. Masyarakat juga bisa melaporkan gangguan pasokan. Tak hanya itu, pelanggan bisa mengakses berbagai layanan PLN secara cepat dan praktis.
Dengan demikian, melalui kegiatan ini PLN UP3 Pringsewu kembali menegaskan komitmennya. PLN akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan. Selain itu, PLN juga berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan mudah diakses oleh seluruh pelanggan. (***)

Comments