Usbu’ Al-Ta’aruf Sambut 237 Mahasantri Baru Ma’had Al-Jami’ah UIN RIL
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Sebanyak 237 mahasantri baru Ma’had Al-Jami’ah UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) mengikuti Pekan Orientasi Usbu’ Al-Ta’aruf Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang mengusung tema Mandala: Mahasantri Mandiri, Dinamis, Adaptif, Literat, dan Berdaya ini resmi dibuka pada Senin malam (24/08/2026).
Acara berlangsung di Asrama 1 Gedung C tersebut menjadi momen penyambutan sekaligus pengenalan awal kehidupan kemahadan bagi para mahasantri baru dengan ditandai dengan penyematan ID Card secara simbolis.
Rangkaian malam pembukaan kemudian diisi dengan Sirah Nabawiyah serta Acara Maulid Nabi dan Shalawat Kubro.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bambang Budiwiranto, Ph.D., turut hadir dalam pembukaan. Dalam sambutannya, ia menyambut para mahasantri baru dan mendorong mereka memanfaatkan masa di Ma’had sebagai bagian dari proses membangun karakter dan kemandirian.
Menurutnya, kehidupan di Ma’had tidak hanya berkaitan dengan aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasantri untuk belajar mengatur diri, berinteraksi, membangun kedisiplinan, dan mengembangkan kemampuan yang dapat mendukung kehidupan akademiknya.
“Selamat datang di Ma’had Al-Jami’ah. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berproses, dan membangun kebersamaan. Jadilah mahasantri yang tidak hanya baik secara akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan berkontribusi,” ujarnya.
Sementara itu, Mudir Ma’had Al-Jami’ah, Dr. H. Amiruddin, M.Pd.I., juga mendorong para mahasantri untuk terbuka dalam menyampaikan persoalan yang mereka hadapi selama tinggal di asrama.
Ia menekankan pentingnya komunikasi antara mahasantri dengan murobbi maupun kakak tingkat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan selama proses adaptasi di lingkungan Ma’had dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama.
Adapun kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 29 Agustus 2026, dengan agenda yang memadukan pembinaan keagamaan, penguatan akademik, pengembangan keterampilan, serta kegiatan kebersamaan.
Selama sepekan, para mahasantri akan mengikuti sejumlah materi, antara lain materi kemahadan, akhlak dan etika penuntut ilmu, manajemen keuangan mahasantri, kecakapan berbahasa, ruang ekspresi santri, penguatan akademik dan tata tertib, fikih ibadah praktik, tahsin dan adab tilawah, serta strategi belajar santri anti-burnout.
Tidak hanya materi pembinaan, Usbu’ Al-Ta’aruf juga dikemas dengan berbagai kegiatan partisipatif. Para mahasantri mengikuti lomba, Ma’had Voice, senam bersama, Green Friday, The Gathering, hingga gladi bersih Haflah Usbu’ Al-Ta’aruf. (***)

Comments