Akses Diblokir

Pendidikan

UIN RIL Perkuat Pembelajaran Lintas Budaya dan Wawasan Global

Foto: DOK HUMAS UIN RIL

OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) memperkuat langkah internasionalisasi melalui Raden Intan Seasonal School (RISS) 2026.

Mengusung tema “Building Bridges Through Culture, Service, and Global Citizenship”, program yang digagas Pusat Sertifikasi, Akreditasi, dan Layanan Internasional (SALI) Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN RIL ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan peserta internasional dalam pembelajaran lintas budaya, pengabdian, dan pengenalan budaya Lampung.

RISS 2026 resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Bambang Budiwiranto, PhD, di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Rabu (26/8/2026).

Kepala Pusat SALI, Fithrah Auliyah Ansar, PhD, mengatakan hari pertama RISS 2026 diikuti lebih dari 100 peserta secara hybrid, baik yang hadir langsung di Ruang Teater UIN RIL maupun mengikuti secara daring dari berbagai lokasi.

Sementara itu, sebanyak 14 mahasiswa internasional dari Indonesia, Sudan, Nigeria, Thailand, dan Yaman turut terlibat dalam rangkaian program secara luring.

Ke-14 mahasiswa tersebut saat ini menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya UIN Raden Intan Lampung, UIN Jurai Siwo Lampung, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Universitas Aisyiyah Pringsewu, dan Universitas Muhammadiyah Metro.

“RISS bukan sekadar seasonal program, tetapi menjadi langkah untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan ruang bagi peserta untuk belajar dari budaya yang berbeda, sekaligus memahami nilai-nilai lokal yang kita miliki,” ujar Fithrah.

Dalam sambutannya, Bambang Budiwiranto mengatakan UIN RIL terus mendorong penguatan internasionalisasi. Program internasionalisasi di UIN RIL, kata dia, semakin intensif sejak 2022 melalui berbagai kerja sama dan mobilitas mahasiswa.

Bambang juga menyampaikan capaian UIN RIL dalam bidang keberlanjutan. Berdasarkan UI GreenMetric 2025, UIN RIL menempati peringkat 10 nasional dan peringkat 59 dunia dalam pemeringkatan kampus hijau.

Selain itu, UIN RIL merupakan anggota University Mobility in Asia and the Pacific (UMAP) yang membuka peluang kolaborasi dengan lebih dari 400 perguruan tinggi.

“Selama ini mahasiswa kita sudah banyak mengikuti outbound mobility ke Taiwan dan Thailand. Ke depan, salah satu yang ingin kita dorong adalah bagaimana lebih banyak mahasiswa internasional yang datang dan belajar di UIN Raden Intan Lampung,” kata Bambang.

Ia juga menyampaikan Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL tengah menjadi salah satu pelopor penerapan English as a Medium of Instruction (EMI). Praktik tersebut diharapkan dapat dikembangkan di fakultas lainnya.

RISS 2026 berlangsung selama empat hari, 26–29 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan yang memadukan pertukaran budaya, pembelajaran, mobilitas mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat.(***)

Comments