Akses Diblokir

Pemkab

Pemkab Lampung Selatan Matangkan e-Retribusi Bersama BSN, Pasar Sidomulyo Jadi Pilot Project

Foto: ISTIMEWA

OTENTIK ( LAMSEL ) -- Pembayaran retribusi di Pasar Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, disiapkan memasuki sistem baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama Bank Syariah Nasional (BSN) tengah mematangkan penerapan e-Retribusi dengan pasar tersebut sebagai lokasi awal atau pilot project.

Rencana itu dibahas dalam rapat kerja sama Pemkab Lampung Selatan dengan BSN yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, di ruang kerjanya, Jumat (11/9/2026).

Pembahasan tidak hanya menyangkut perubahan cara pembayaran, tetapi juga bagaimana sistem digital dapat membuat proses pemungutan retribusi lebih tertib, transparan, dan mudah dipantau. Bagi pemerintah daerah, digitalisasi ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat pengelolaan penerimaan daerah.

Rapat tersebut dihadiri Deputy Branch BSN Bandar Lampung Andi Kusuma serta sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Dalam pertemuan itu, Pemkab dan BSN membahas skema kerja sama, kesiapan sistem, hingga pendampingan bagi pedagang yang nantinya menjadi pengguna layanan.

Tri Umaryani mengatakan, rencana kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan untuk membangun kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak perbankan dalam mendukung pengelolaan penerimaan daerah.

“Harapannya kerja sama ini nantinya bisa kita wujudkan dalam bentuk regulasi yang jelas. Kita ingin kolaborasi ini memberikan manfaat, terutama dalam mendukung pengelolaan penerimaan daerah agar lebih optimal dan transparan,” ujar Tri.

Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki mekanisme pemungutan retribusi yang selama ini masih dilakukan secara manual.

Dengan sistem elektronik, penggunaan karcis fisik dapat dikurangi sekaligus mempersempit potensi kebocoran dalam proses pemungutan.

Bagi pedagang, perubahan tersebut nantinya diarahkan tidak sekadar mengganti pembayaran tunai dengan transaksi digital, tetapi juga memberikan mekanisme yang lebih sederhana dan terdokumentasi.

Deputy Branch BSN Bandar Lampung Andi Kusuma mengatakan, pihaknya siap mendukung Pemkab Lampung Selatan dalam membangun ekosistem transaksi digital, khususnya untuk sektor pasar.

Menurut Andi, skema yang dapat diterapkan antara lain melalui Virtual Account (VA) dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pedagang. Dengan mekanisme tersebut, pembayaran retribusi dapat dilakukan secara digital dan tercatat dalam sistem.

“Untuk langkah awal ini memang kita akan buat sistem secara terpadu dulu, mulai dari pengelola sampai ke pedagang-pedagangnya,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, transaksi digital juga memungkinkan penerimaan retribusi diarahkan langsung ke rekening Kas Daerah (Kasda).

Dengan demikian, proses penerimaan tidak lagi bergantung pada pengumpulan uang tunai secara manual dan dapat dipantau secara lebih transparan serta real-time.

Karena itu, Pasar Sidomulyo dipilih sebagai lokasi awal untuk menguji penerapan sistem tersebut. Skema pilot project dinilai penting untuk melihat kesiapan sistem sekaligus memastikan pedagang dapat mengikuti mekanisme pembayaran digital sebelum pola yang sama dikembangkan lebih luas.

Pendampingan menjadi bagian penting dalam tahap awal tersebut. Pemkab Lampung Selatan bersama BSN akan memberikan edukasi kepada pedagang, terutama bagi mereka yang masih membutuhkan bantuan dalam menggunakan sarana transaksi digital.

Jika pelaksanaan di Pasar Sidomulyo berjalan baik, pola tersebut selanjutnya dapat dikembangkan pada perangkat daerah lain yang memiliki penerimaan retribusi.

Langkah itu diharapkan menjadi bagian dari pembenahan tata kelola retribusi daerah, sehingga penerimaan tidak hanya lebih mudah dibayarkan masyarakat, tetapi juga lebih tertib tercatat, transparan dalam pemantauan, dan semakin akuntabel dalam pengelolaannya. (***)

Comments