Kejari Pesawaran Musnahkan 161 Gram Sabu dan Ganja, Bupati Nanda Indira Ingatkan Bahaya Narkoba
OTENTIK ( PESAWARAN ) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran memusnahkan barang bukti dari 47 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, Selasa (20/10/2026). Pemkab Pesawaran tegaskan dukungan penuh pemberantasan narkotika lewat sinergi lintas sektor.
Barang bukti yang dimusnahkan didominasi narkotika, tindak pidana harta benda, serta keamanan negara dan ketertiban umum.
Sabu, Ganja, Tembakau Sintetis Hingga Senpi Dimusnahkan
Kejari Pesawaran memusnahkan 161,7004 gram sabu, 162,89 gram ganja, 18,965 gram tembakau sintetis, satu pucuk senjata api beserta empat butir amunisi, senjata tajam, 10 unit telepon genggam, dan barang bukti lainnya.
Pemusnahan ini jadi bukti nyata ancaman peredaran narkotika dan kriminalitas masih ada di Bumi Andan Jejama.
Bupati Nanda: Narkoba Ancam Masa Depan Generasi Muda
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., menegaskan pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Butuh keterlibatan semua elemen mulai dari pemerintah, penegak hukum, keluarga, hingga masyarakat.
"Penyalahgunaan dan peredaran narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Hal ini penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, terlindungi dari bahaya narkotika," ujar Nanda Indira.
Menurutnya, kerja sama harus berkelanjutan tidak hanya penegakan hukum, tapi juga edukasi, pengawasan di lingkungan keluarga, serta pencegahan sejak dini.
Kejari Ingatkan Kolaborasi dan Masuk Sekolah
Kepala Kejari Pesawaran Umi Kalsum menyampaikan, tingginya perkara narkotika di Pesawaran jadi peringatan bahwa ancaman peredarannya masih nyata.
Upaya memutus mata rantai peredaran tidak bisa dibebankan hanya ke aparat penegak hukum, tapi butuh kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Kejari Pesawaran juga memperkuat pencegahan lewat edukasi bahaya narkotika ke masyarakat dan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui program Jaksa Masuk Sekolah.
Sinergi Pemda, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat diharapkan tidak hanya fokus pada penindakan, tapi juga membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba demi lingkungan yang lebih aman. (**)

Comments