Pemkot Bandar Lampung Hidupkan Lagi Bank Sampah di 126 Kelurahan, Sampah Jadi Cuan
OTENTIK ( BANDAR LAMPUNG ) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung mau menghidupkan lagi bank sampah di 126 kelurahan.
Program ini bukan cuma soal bersih-bersih lingkungan. Warga diajak pilah sampah dari rumah biar bisa jadi uang.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung, Budi Ardianto, bilang saat ini pihaknya masih sosialisasi sekaligus nyusun kepengurusan bank sampah di tiap kelurahan.
"Saat ini, pemerintah masih melakukan sosialisasi sekaligus membentuk kepengurusan bank sampah di setiap kelurahan agar program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat kembali berjalan," ujar Budi, Sabtu (24/10/2026).
Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Menurut Budi, kunci berhasilnya bank sampah ada di warga. Masyarakat diminta mulai memilah sampah dari rumah. Pisahkan yang organik, anorganik, dan yang masih laku dijual.
Sampah yang bisa didaur ulang nanti dikumpulin di bank sampah, terus dijual lagi. Dari situ, sampah yang tadinya dianggap gak guna bisa jadi tambahan penghasilan.
"Persoalan sampah tidak cukup ditangani lewat angkut dan buang saja. Harus dimulai dari pengurangan dan pemilahan di rumah," katanya.
5 Kecamatan Jadi Percontohan Awal
Untuk awal, Pemkot bakal tunjuk 5 kecamatan jadi percontohan. Yaitu Tanjung Senang, Way Halim, Bumi Waras, Kedamaian, dan Langkapura.
Dari 5 kecamatan itu, kebiasaan pilah sampah bakal diperluas pelan-pelan ke seluruh permukiman di Bandar Lampung.
Budi berharap, bank sampah ini bisa ngubah kebiasaan warga soal sampah.
"Melalui keterlibatan warga, bank sampah diharapkan menjadi salah satu penggerak pengelolaan sampah yang lebih optimal di tingkat kelurahan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujarnya. (**)

Comments