Akses Diblokir

Politik

Dilantik di Balai Keratun, Gema Keadilan Lampung Siap Jadi Lokomotif Pemuda

OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gema Keadilan Provinsi Lampung resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Gedung Balai Keratun, Komplek Pemprov Lampung, Minggu, 1 November 2026.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ini menjadi penanda gerakan pemuda sayap PKS itu mulai bergerak dengan visi baru di Lampung.

Hadir dalam pelantikan, Ketua Umum DPP Gema Keadilan H. Rahmat Saleh yang juga Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ketua DPW PKS Lampung Ade Utami Ibnu, Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Lampung Achmad Rochfi’i.

Turut hadir Kepala Badan Kesbangpol Lampung Achmad Saefulloh yang mewakili Gubernur, perwakilan Forkopimda, Kejati Lampung, Polda, Lanal, serta puluhan OKP se-Lampung.

Bukan Sekadar Nama di Kertas

Ketua DPW Gema Keadilan Lampung, Julhaidir, langsung tancap gas dalam orasi perdananya. Ia menegaskan pelantikan ini adalah amanah.

“Pelantikan bukan sekadar pelantikan. Kita sedang mengambil tanggung jawab sebuah amanah. Bukan hanya sekadar nama yang ada pada kertas, namun harus ada gema-gema kebaikan yang kita wujudkan,” kata Julhaidir.

Menurutnya, anak muda Lampung butuh ruang tumbuh. Bukan hanya kumpul-kumpul, tapi ruang untuk mengasah karakter dan menghasilkan karya.

“Gema Keadilan hadir sebagai tempat bertumbuh. Menumbuhkan anak muda yang berkarakter, meningkat kualitasnya, serta menghasilkan karya yang berdampak,” ujarnya.

Untuk itu, Julhaidir mematok tiga gerakan utama: Gerakan Kepemimpinan, Gerakan Pemberdayaan, dan Gerakan Pelayanan. Tiga gerakan itu akan menjadi mesin organisasi ke depan.

Rahmat Saleh: Buka Pintu Kolaborasi

Ketua Umum DPP Gema Keadilan, Rahmat Saleh, mengingatkan agar Gema Keadilan tidak eksklusif. Ia minta organisasi ini dibuka untuk semua pemuda, lintas latar belakang.

“Gema Keadilan sebagai organisasi sayap PKS harus menjadi pintu penyatu pemuda yang terbuka dan siap berkolaborasi dengan siapa saja. Walaupun berbeda ideologi keagamaan, kita memiliki ideologi kebangsaan yang sama,” ujar Rahmat.

Ia juga menyinggung realitas politik. Menurutnya, hampir semua keputusan penting di negeri ini butuh restu partai politik. Karena itu, anak muda harus masuk ke arena itu dengan gagasan yang benar.

“Hampir semua keputusan penting di negeri ini dipengaruhi oleh restu partai politik,” ungkapnya.

Rahmat juga mendorong kader melek gerakan digital. Digital movement, kata dia, adalah karakter pemuda hari ini yang harus dimanfaatkan untuk memperluas dampak.

Pesan Keras Ade Utami: Jangan Jadi Kader Tempelan

Pesan paling keras datang dari Ketua DPW PKS Lampung, Ade Utami Ibnu. Selaku Dewan Pembina Gema Keadilan Lampung, ia anti dengan kader tempelan.

“Setelah Gema Keadilan dilantik, jangan sampai isinya kader jenggot atau kader yang hanya menempel dengan pimpinan,” tegas Ade.

Ia mengibaratkan kader Gema Keadilan harus seperti pohon.

“Kader Gema Keadilan harus seperti pohon, yang mengakar ke bawah, tumbuh ke atas, daunnya meneduhkan, dan buahnya memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Ade, kekuatan organisasi bukan di struktur, tapi di seberapa besar manfaatnya dirasakan warga. Pemuda, kata dia, harus punya terobosan.

“Apa pun jika niatnya baik dan dilakukan dengan baik, Allah akan meridai,” ujarnya.

Harus Jadi Lokomotif

Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Lampung, Achmad Rochfi’i, menyebut pelantikan ini sebagai estafet gerakan kepemudaan.

“Ini momentum estafet gerakan kepemudaan di Lampung. Gema Keadilan sebagai sayap partai harus menjadi lokomotif yang dinamis dan kolaboratif dalam memajukan pemuda Lampung,” kata Rochfi’i.

Ia menekankan Gema Keadilan harus bersih dan berintegritas. Tugas utamanya, melahirkan pemimpin yang berjiwa melayani.

Sementara itu, Pemprov Lampung yang diwakili Kaban Kesbangpol Achmad Saefulloh berharap Gema Keadilan sejalan dengan program pemerintah.

“Bagi Provinsi Lampung, Gema Keadilan memiliki peran strategis untuk mewujudkan pemimpin muda yang jujur dan bersih, sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Dengan pelantikan ini, Gema Keadilan Lampung membawa satu pesan: pemuda tidak cukup hanya menjadi bagian dari perubahan, tapi harus menjadi penggeraknya. (**)

Comments