Gubernur Arinal Berharap Zakat Dikelola Optimal dan Dimanfaatkan untuk Pengentasan Kemiskinan
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasiona
(Baznas) Provinsi Lampung Periode 2022-2027, di Mahan Agung, Bandar Lampung,
Kamis (18/8/2022).
Pelantikan
yang berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/547/B.02/HK/2022 ini
disaksikan langsung oleh Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad.
Adapun
susunan kepemimpinan yaitu Iskandar Zulkarnain (Ketua), Luqmanul Hakim (Wakil
Ketua I), Komarunizar (Wakil Ketua II), Indriani Dewi Avitoningsih (Wakil Ketua
III), dan Asep Abdul Basit (Wakil Ketua IV).
Dalam
sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan bahwa Zakat adalah
salah satu tiang ajaran Islam yang amat penting. Dengan zakat maka wajah
kemasyarakatan dari ajaran Islam menjadi nyata. Sedangkan tanpa zakat, agama
Islam hanya menjadi tidak sempurna. Akan tetapi salah satu kendala sampai
sekarang umat Islam belum menganggap cukup penting kewajiban zakat ini.
"Padahal
Zakat adalah potensi umat Islam yang cukup besar. Potensi tersebut apabila
dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan
kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat," jelas Gubernur Arinal.
Umat Islam
sebagai komunitas mayoritas di negeri ini seharusnya berpartisipasi aktif dalam
pelaksanaan pembangunan. Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat sangat sejalan dengan semangat ajaran Islam.
"Untuk
itu, saya menginginkan teman-teman yang baru saja dilantik untuk lebih
memperdalam, bahwa sesungguhnya menjalankan tugas sebagai pengurus Baznas
adalah ibadah," jelasnya.
Menurut
Gubernur, zakat luar biasa pentingnya, tetapi belum sempurna dipahaminya.
"Oleh karena itu, saya sangat berharap Baznas mampu memberikan warna di
masa mendatang," tambahnya.
Gubernur
Arinal menyampaikan bahwa dirinya sudah berkonsultasi kepada Ketua Baznas RI
terkait pemanfaatan zakat untuk kepentingan rakyat miskin, dan Ketua Baznas RI
tidak keberatan akan hal tersebut.
Melalui
pemanfaatan zakat, Gubernur Arinal ingin meningkatkan pendapatan masyarakat
melalui pengembangan ternak. Apabila ini berhasil diterapkan maka akan
meningkatkan taraf hidup masyarakat.
"Saya
bangga apabila zakat ini langsung dimanfaatkan dan dibuktikan oleh masyarakat.
Selain meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui baznas, Lampung juga akan
menjadi lumbung ternak yangmana sebelum ada Baznas Lampung sudah nomor empat di
Indonesia. Dengan adanya baznas maka diharapkan bisa nomor satu atau dua,"
harapnya.
Gubernur
Arinal menjelaskan potensi zakat belum dikelola secara optimal, diantaranya
karena kurangnya kesadaran umat dalam melaksanakan zakat.
Yang menjadi
masalah selanjutnya adalah bagaimana menjadikan zakat agar berfungsi sebagai
amal ibadah dan juga sebagai konsep sosial.
"Inilah
arti dari pendayagunaan zakat. Kesadaran yang cukup tinggi bagi umat Islam
untuk mengeluarkan zakat, tampak baru
terlihat dalam hal zakat fitrah. Kesadaran untuk mengeluarkan zakat mal (harta)
masih belum menggembirakan," ujarnya.
Gubernur
Arinal berharap Baznas Provinsi Lampung semakin gencar dalam sosialisasi,
penghimpunan dan penyaluran zakat.
Gubernur
Arinal juga ucapkan selamat kepada Pimpinan Baznas Provinsi Lampung yang telah
dilantik.
Dalam
kesempatan yang sama, Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan
ucapan selamat kepada Pimpinan Baznas Provinsi Lampung periode 2022-2027 yang
baru saja dilantik.
Ketua Baznas
RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan ungkapan rasa bangga kepada Gubernur
Lampung Arinal Djunaidi. Ia menilai Gubernur Arinal sangat proaktif, artinya
mulai dari penyusunan hingga terbentuknya sepuluh orang yang kemudian dikirim
ke Jakarta, hingga pelantikan saat ini. "Dan beliau sangat mengharapkan
agar Baznas Lampung itu harus aktif," ujar Noor Achmad.
Maka dari
itu, Noor Achmad, menyampaikan program Baznas empat penguatan yang telah dicanangkan ditahun 2021.
Keempat
penguatan yang dimaksud yakni penguatan kelembagaan, manajemen dan organisasi;
penguatan Sumber Daya Manusia (SDM); penguatan sarana, prasarana dan
infrastruktur; dan penguatan jaringan.
"Insyaallah
dengan empat pengutan tersebut kita akan bisa melaksanakan dan mengefektifkan
pengumpulan zakat," jelasnya.
Noor Achmad
juga mengingatkan untuk tetap menjaga prinsip 3 Aman, yakni Aman syari, aman
regulasi dan aman NKRI.
Di akhir
sambutannya, Noor Achmad menantikan program baru yang akan dilakukan Gubernur
Lampung Arinal Djunaidi bersama Baznas Provinsi Lampung. (ida/adpim)

Comments