Wagub Chusnunia Sampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
diwakili oleh Wakil Gubernur Chusnunia memberikan jawaban terhadap pemandangan
umum fraksi-fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Provinsi
Lampung Tahun anggaran 2022 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, di
Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Rabu(24/08/2022).
Pada kesempatan
tersebut Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, menyampaikan tanggapan Pemerintah
Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung Atas
Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun
Anggaran 2022 yang telah dituangkan dalam Lampiran Jawaban Gubernur Lampung
terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung Atas Rancangan
Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022.
Menurut
Chusnunia, rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022
disusun sebagai wujud dari perencanaan, penganggaran dan pengelolaan keuangan
daerah yang dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk
meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
"Sejalan
dengan arah pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2022 yang bertema Manusia
Berkualitas, maka kebijakan yang dirancang dalam Memantapkan Pemulihan Ekonomi
dan Kesehatan serta Peningkatan Sumber Daya keuangan daerah Perubahan APBD
Tahun Anggaran 2022," ucap Wakil Gubernur
Adapun
instrument penting Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan tujuan dan
sasaran pembangunan daerah, dengan melanjutkan 6 (enam) Prioritas Pembangunan
Daerah, yaitu :
1)
Meningkatkan Investasi dan Nilai Tambah Produk Unggulan;
2)
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia;
3)
Pembangunan Infrastruktur;
4) Reformasi
Birokrasi;
5) Kehidupan
Masyarakat yang Religius, Aman dan Berbudaya;
6)
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan dan Mitigasi Bencana.
Secara umum
Kebijakan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung untuk Perubahan APBD Tahun
Anggaran 2022, menurut Wagub, diarahkan untuk mendorong peningkatan Pendapatan
Daerah melalui upaya intensifikasi dan ektensifikasi Pendapatan Asli Daerah dan
Penerimaan Daerah Lainnya.
"tentunya
dengan kebijakan yang tetap memperhatikan kemampuan masyarakat secara umum,
sekaligus menjaga stabilitas dan kesinambungan fiskal daerah," ujar Wagub
Pada
Rancangan Perubahan APBD TA 2022, Pemerintah Provinsi Lampung telah memperhitungkan
alokasi Belanja Infrastruktur Daerah mencapai sebesar 36,31% dari total Belanja
Daerah yang didalamnya termasuk Belanja Modal mencapai sebesar
Rp1.644.971.837.802,44 (Satu Triliun, Enam Ratus Empat Puluh Empat Miliar,
Sembilan Ratus Tujuh Puluh Satu Juta, Delapan Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu,
Delapan Ratus Dua Koma Empat Puluh Empat Rupiah).
Hal tersebut,
menurut Wakil Gubernur dilakukan dengan memperhatikan Undang-Undang Nomor 1
Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dengan Pemerintah
Daerah, yang menyebutkan bahwa dalam hal persentase belanja infrastruktur
pelayanan publik belum mencapai 40%, maka Daerah menyesuaikan belanja
infrastruktur pelayanan publik dalam waktu 5 (lima) Tahun sejak tanggal
Undang-Undang tersebut diundangkan.
Berkenaan
dengan hal tersebut, Chusnunia menyatakan Bahwa ke depan Pemerintah Daerah
Provinsi Lampung akan terus berkomitmen untuk meningkatkan alokasi belanja
infrastruktur pelayanan publik, yang diselaraskan dengan kemampuan keuangan
daerah.
"Kami
yakin, bahwa hal-hal yang telah disampaikan oleh Fraksi-fraksi Dewan Yang
Terhormat, pada umumnya bertujuan untuk menyempurnakan dan meningkatkan
kualitas Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan, dan juga dimaksudkan untuk
terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam
mengantisipasi, melaksanakan dan menyelesaikan segenap persoalan yang dihadapi
dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan
kepada masyarakat," ucap Wagub
"Pada
prinsipnya kami mendapat kesan positif bahwa Rancangan Peraturan Daerah
tersebut dapat diterima dengan baik serta disetujui untuk dapat dilanjutkan
pembahasannya pada tingkat pembicaraan selanjutnya. saya ucapkan terima kasih
atas perhatian, saran dan masukan yang disampaikan oleh beberapa fraksi dalam
rangka memperkuat kapasitas fiskal daerah," tutup Wakil Gubernur
Chusnunia. (ida/kominfotik)

Comments