Kasrem 043/Gatam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit dan Tebu
OTENTIK
(BANDARLAMPUNG) – Mewakili Komandan Korem 043/Garuda
Hitam Brigjen TNI Ruslan Effendy, S.I.P, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Prasetyo,
menghadiri Kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusat Kajian
Cassava, Kelapa Sawit Dan Tebu, bertempat di Area Ground Breaking Gedung Pusat
Kajian Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung Jl
Prof Dr Ir Sumantri Brojonegoro Gedung
Meneng Bandar Lampung. Rabu (16/11).
Kegiatan
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit
Dan Tebu, juga dihadiri Gubernur Lampung
Ir H Arinal Djunaidi, Kapolda Lampung Irjen pol DR Akhmad.Wijayus S.I.K M.Si,
Presiden Sungai Budi Group Bpk Widarto,
Plt Rektor Unila Dr Muhammad Safwan
Efendy, Para Rektor Senior, Para Wakil Rektor, Para Dekan dan Para Wakil Dekan
Universitas Lampung
Plt Rektor Unila Dr Muhammad Safwan Efendy,
menyampaikan Presiden Sungai Budi Group
Bpk Widarto baru saja memberikan hibah,
“ Ini satu kebahagiaan bagi fakultas pertanian dan Unila, di ulang tahun
yang ke-49 pengurus pertanian menerima hibah berupa pembangunan gedung
laboratorium, alat riset untuk pusat kajian Cassava kelapa sawit dan tebu, “
“ Terima
kasih kami ucapkan kepada Bapak Gubernur, Profesor Insinyur Junaedi atas segala
dukungan dan kehadirannya pada kegiatan Peletakan batu pertama pembangunan
pusat kajian cassava kelapa sawit dan tebu, mudah-mudahan ini akan mendorong
Provinsi Lampung semakin maju dan semakin jaya “ terangnya”.
Diakhir
sambutannya Plt Rektor Unila,
menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga besar Fakultas Pertanian
Universitas Lampung dan ucapan HUT 49 fakultas pertanian, “Semoga ini dapat
menjadi momentum dan hadiah istimewa bagi ulang tahun yang ke 49 dan semoga
fakultas pertanian semakin maju dan dipercaya lebih kuat dalam menyongsong
Fakultas Pertanian Emas di 2023, ini sangat bermakna bagi pengembangan
Kreativitas Riset di bidang pertanian demi kemajuan ekonomi Lampung dan
nasional, “ pungkasnya. (ida/rls)

Comments