19 Pejabat dan Anggota Polda Lampung Dapat Penghargaan dari BP2MI
OTENTIK
(BANDARLAMPUNG) – Sebanyak 19 orang yang terdiri dari 7
orang Pejabat Polda Lampung, dan 12 orang anggota Polda Lampung, mendapat
penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas
prestasinya dalam pengungkapan kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang)
atau ilegal penempatan pekerja migran indonesia lampung di wilayah hukum polda
lampung.
Kegiatan ini
dihadiri Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Sustri Bagus Setiawan beserta Pejabat
utama Polda Lampung, kepala BP2MI di wakili oleh Kepala deputy penempatan dan
pelindungan kawasan amerika dan pasifik Drs Lasro Simbolon MA ,kajati lampung
diwakili Aspidum Mulyadi, dan Ketua LPSK
Nanang Sigit Yulianto, bertempat di Aula GSG Presisi Polda Lampung, Senin
(21/11/2022).
Adapun
Pejabat Polda Lampung yang mendapatkan penghargaan adalah Kapolda Irjen Pol Dr
Akhmad Wiyagus, Mantan Kapolda Irjen Pol Drs Hendro Sugiatno, Kabid Humas
Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, Direskrimum Kombes Pol Dr Reynold EP
Hutagalung, Wadir Reskrimum AKBP Hamid, Kabag Wasidik AKBP Khoirun Khutafea,
dan Kasubdit 4 Renakta AKBP Adi sastri, Panit Subdit 4 Renakta Iptu Siti
Rochana dan 12 Personil Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Lampung.
Selain
jajaran kepolisian, BP2MI juga memberikan penghargaan Kepada Ketua Lembaga
Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo, dan Kepala Kejati
Lampung Nanang Sigit Yulianto.
Kapolda
Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus diwakili oleh Irwasda polda lampung Kombes Pol
Sustri Bagus Setiawan dalam sambutannya mengatakan, pada kesempatan ini saya
ucapakan terima kasih kepada BP2MI atas penghargaan kepada anggota polri
khususnya polda lampung atas keberhasilannya dalam melakukan penindakan kasus
TPPO dengan tersangka 2 orang wanita warga ponorogo pengungkapan kasus tersebut
tidak luput dari kerjasama antar instansi lainnya.
Dia
melanjutkan, banyak kasus bagi pekerja migran indonesia, justru itu negara
harus punya andil dalam permasalahan migran inj, program kedepannya dalam hal
sinergitas para pemangku kepentingan, dalam hal ini Para Bhabinkamtibmas &
Unsur Forkompimcam beserta BP2MI serta Intansi dibidang Ketenagakerjaan, akan
memberikan Informasi & edukasi kepada Masyarakat, Terutama para calon PMI
(Pekerja Migran Indonesia), untuk mendapatkan Informasi yang benar, terhadap
Kebenaran Perusahaan penyedia tenaga kerja Luar Negeri, tandasnya.
Polri
khususnya polda lampung saling bersinergi dengan pihak instansi lainnya agar
tidak ada lagi permasalahan pekerja migran atau non prosedural (migran gelap)
saya mengucapkan terimakasih atas terselenggarannya acara ini, imbuh Kombes Pol
Sustri Bagus Setiawan.
Sementara
itu, Kepala deputy penempatan dan pelindungan kawasan amerika dan pasifik Drs
Lasro Simbolon, mengucapkan terima kasih kepada polda lampung, Kejaksaan,LPSK
dan instansi lainnya yang telah menangani kasus pekerja migran gelap yang ada
di provinsi Lampung atau TPPO.
BP2MI menilai
Polda Lampung melalui Direktur Kriminal Umum berhasil menyelamatkan sembilan
warga Lampung yang akan diberangkatkan sebagai migran gelap ke Singapura belum
lama ini.
keberhasilan
pengungkapan kasus tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan dari
Polda Lampung beserta staf dan jajarannya dalam memberikan pelindungan kepada
pekerja migran Lampung serta telah menjamin dipenuhinya hak-hak korban terutama
hak restitusi kepada para korban, ujar Lasro Simbolon.
"Semoga
dengan adanya kerja sama antara Polda Lampung dan instansi lainnya, dapat
mencegah TPPO, khususnya di wilayah hukum Polda Lampung," tutupnya. (ida/penmas)

Comments