Dandim Way Kanan Resmikan Rumah Tidak Layak Huni
OTENTIK (WAY KANAN) – Komandan Kodim 0427/Way
kanan Letkol Inf Charluly Rudi Jatmiko di dampingi Ketua Persit KCK Cabang L
Kodim 0427/Way Kanan Ny. Nina Rudi Jatmiko resmikan sekaligus memberikan kunci
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kamp. Labuhan Jaya Kec. Gunung Labuhan, Way
kanan, Jumat (13/01/2023).
Berikut ke 4
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Bpk Wasono di Kamp. Sidoarjo Kec. Umpu Semenguk,
Bpk Nasim Efendi Kamp. Sidoarjo Kec. Umpu Semenguk, Bpk Ardianto Kamp. Labuhan
jaya Kec. Gunung Labuhan dan Ibu Sarmini Kamp. Labuhan Jaya Kec. Gunung Labuhan.
Program
Renovasi Bedah Rumah Tidak Layak Huni ini merupakan bantuan dari pemerintah
daerah melalui Kodim 0427/Way kanan, yang bertujuan guna meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Kesempatan
yang sama, Dandim 0427/WK di dampingi tamu undangan memberikan tali asih kepada
warga setempat.
Dalam
sambutannya Letkol Inf Charluly Rudi Jatmiko mengatakan, pada pagi hari ini
alhamdulillah kita bisa menyelesaikan 4 rumah, ini merupakan kerjasama di mana
ada pemerintahan dan ada unsur akademisinya juga, kemudian juga peran dari
masyarakat dan juga aspirasi dari anggota dewan.
"Pimpinan
TNI AD menyampaikan kepada kami, harus berbuat terbaik pada masyarakat, dan di
momentum ini kebetulan tanggal 15 Desember kemarin TNI AD berulang tahun yang
ke-77 dan Kodam ll/SWJ sendiri berulang tahun juga yang ke-77 pada tanggal 1
Januari 2023. Sebetulnya rumah ini akan kami persembahkan di hari ulang tahun
tersebut", kata Dandim.
Sementara itu
warga penerima manfaat dari program bedah rumah ini mengucapkan terima kasih,
dirinya bisa memiliki rumah layak huni.
“Alhamdulilah,
terimakasih banyak, sehingga kami bisa memiliki rumah yang layak dan nyaman
ditempati,” kata
Ardianto di
Labuhan Jaya.
Diceritakannnya,
sebelum dibedah, bangunan rumah miliknya yang sudah rapuh, selain itu atapnya
yang bocor.
”Kini kami
sudah bisa mewujudkan impian bisa memiliki rumah yang nyaman untuk ditempati
bersama keluarga. Yah, ini seperti mimpi saja,” ungkapnya haru. (hendri/rls)
Comments