Dihari Keenam Banjir di Menggaka Kota, Camat Menggala Sopiyanto Pantau Siaga Banjir Di tiga Titik
OTENTIK ( Tulang Bawang ) -- Dihari keenam banjir yang melanda kota menggala tepatnya di tiga lingkungan Bugis, palembang dan menggala yg berada di kelurahan menggala kota, camat Menggala Sopiyanto. SH. MH. dan Forpimcam serta BPBD Tulang Bawang Melakukan Pemantauan situasi siaga banjir di lokasi banjir lingkungan Bugis, kelurahan menggala kota, kabupaten tulang bawang, Jumat 07 Maret 2025.
Dari hasil pemantauan situasi siaga banjir yang terjadi untuk sementara ketinggian air mulai naik kembali sekitar lima centimeter dari hari sebelumnya.
Hal ini disampaikan oleh Camat Menggala Sopiyanto. SH. MH. Saat dicomfirmasi melalui pesan singkat Via Whatsapp, menyampaikan bahwa Pemantauan situasi siaga banjir yang terjadi di tiga lingkungan Bugis, palembang dan menggala atas arahan dan perintah langsung dari bupati tulang bawang dan wakil bupati tulang bawang bapak Qudrotul ikhwan dan bapak hankam hasan kepada camat menggala untuk berkoordinasi dengan BPBD Lampung Utara dan Petugas Bendungan way rarem untuk antisipasi buka tutup bendungan way rarem lampung utara.
selanjutnya Koordinasi camat menggala dan dinas terkait untuk melaksanakan langkah dan upaya kesiagaan banjir yang terjadi di kelurahan menggala kota, ujar sopian camat menggala.
"Dihari ini, saya bersama Forpimcam melakukan pemantauan langsung siaga banjir di lingkungan bugis untuk memastikan apakah volume air naik atau turun setelah enam hari banjir yg terjadi di tiga lingkungan di kelurahan menggala kota, dan ternyata air naik sedikit kurang lebih lima atau enam centi meter, camat menggala menambahkan.
Untuk Banjir yang terjadi telah Menggenangi rumah , sebanyak 801 KK atau 3.193 jiwa terutama di lingkungan bugis, lingkungan palembang dan lingkungan menggala.
Harapan kita dihari kedepan air bisa kembali surut dan akan terus kita pantau dan siaga untuk mengantisipasi hal hal yang tidak kita inginkan terjadi seperti banjir susulan sebab banjir yang terjadi di tiga lingkungan ini merupakan banjir kiriman dari hulu ke hilir meluapnya sungai way tulang bawang, dan tingginya curah hujan saat ini, mari kita semua berdoa bersama sama agar air tidak naik lagi dan banjir bisa surut sehingga tidak menganggu aktifitas warga masyarakat, tutup Camat menggala Sopiyanto.
Dalam situasi banjir seperti ini Masyarakat juga mengharapkan bantuan ketersedian air bersih dll karena sumur masyarakat sudah terendam air tidak bisa dimanfaatkan lagi dan warga mengharapkan bantuan kebutuhan pokok dari pemerintah daerah untuk kebutuhan sehari hari.(**)
Comments