Berpacu dengan Cuaca Ekstrem, Tim SAR Gabungan Cari Korban Jatuh di Laut Seputih
OTENTIK ( LAMPUNG TIMUR ) — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Lampung hingga Kamis (22/1/2026) masih melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari Kapal Motor (KM) Peri Asih di Perairan Seputih, Kabupaten Lampung Timur.
BACA JUGA: Basarnas Dan Tim SAR Gabungan Evakuasi Lima Nelayan di Perairan Pulau Segama
Korban diketahui bernama Hadi Waluyo (39), warga Brebes, Jawa Tengah. Peristiwa orang jatuh ke laut (man overboard/MOB) tersebut terjadi pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 18.50 WIB saat KM Peri Asih tengah melaut untuk mencari ikan. Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas Lampung, korban terjatuh ke laut akibat gelombang cukup besar ketika berada di atas kapal. Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan korban, namun korban tidak lagi terlihat.
BACA JUGA: Sekdaprov Marindo Kurniawan Sambut Hangat Audiensi SMSI Lampung, Dorong Sinergi untuk HPN 2026
Menerima laporan dari pemilik kapal, Kantor SAR Lampung segera mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi kejadian. Operasi pencarian dilaksanakan bersama potensi SAR yang terdiri dari Polairud Way Seputih, TNI AL Way Seputih, serta nelayan setempat, dengan penyisiran berdasarkan rencana operasi dan perhitungan SAR Map Prediction
Komandan Pos SAR Tulang Bawang Zian Fajri menyampaikan bahwa pencarian telah dilakukan secara maksimal, namun korban belum ditemukan. “Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sesuai rencana operasi, namun hingga hari ketiga korban belum ditemukan,” ujarnya.
BACA JUGA: Way Kambas Lampung Jadi Prioritas Kerja Sama Konservasi dalam Pertemuan Prabowo–Raja Charles III
Pencarian beberapa kali dihentikan sementara akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, seperti hujan dan angin, demi menjaga keselamatan personel. Kantor SAR Lampung memastikan operasi SAR akan kembali dilanjutkan sesuai rencana operasi berikutnya. (***)


Comments