Wagub Jihan Temui Massa PMII Lampung, 7 Tuntutan Akan Dikawal ke Pusat
OTENTIK ( LAMPUNG ) -- Wagub Lampung Jihan Nurlela temui langsung massa aksi PMII Lampung di depan Kantor DPRD Provinsi, Senin (29/6/2026). Dialog terbuka jadi wujud komitmen Pemprov kawal aspirasi mahasiswa ke pemerintah pusat.
PMII sampaikan 7 tuntutan. Mulai evaluasi ekonomi, anggaran pendidikan, konflik agraria, hingga tata kelola SDA. Pemprov Lampung siap jadi penghubung.
Wagub Jihan Temui Massa PMII Lampung, Dialog Terbuka di DPRD Lampung
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan dan Anggota DPRD Lampung temui massa aksi PMII Lampung, Senin 29 Juni 2026.
Kehadiran Wagub + Sekda wujud komitmen Pemprov buka ruang komunikasi. Sekaligus jaga situasi kondusif lewat dialog terbuka dan konstruktif.
Wagub Jihan apresiasi aksi PMII Lampung yang tertib, damai, intelektual.
"Kami sangat hormati dan apresiasi aksi rekan-rekan PMII hari ini. Aspirasi disampaikan tertib, baik, terstruktur, baik lisan maupun surat resmi," ucap Jihan.
"Pemprov Lampung selalu terbuka terhadap masukan untuk kemajuan daerah maupun bangsa," lanjutnya.
PMII Lampung Sampaikan 7 Tuntutan, Pemprov Siap Kawal ke Pusat
Dalam dialog, PMII Lampung sampaikan 7 tuntutan. Isinya evaluasi kebijakan ekonomi dan anggaran, reformasi hukum dan demokrasi, peningkatan anggaran pendidikan, penyelesaian konflik agraria, perbaikan fiskal daerah, pengelolaan SDA dan pertambangan, serta tata kelola pembangunan.
Wagub jelaskan isu MBG, Koperasi Desa Merah Putih, stabilitas BBM, RUU Perampasan Aset jadi kewenangan pemerintah pusat.
"Pemprov Lampung komitmen sampaikan aspirasi yg jadi kewenangan pusat lewat jalur sesuai. Setiap masukan jadi perhatian kami sebagai bagian pembangunan partisipatif," kata Jihan.
Menutup dialog, Wagub tegaskan Pemprov akan terus buka ruang komunikasi. Partisipasi mahasiswa lewat aksi damai penting perkuat demokrasi dan dorong pembangunan berpihak ke masyarakat. (***)

Comments