11 Dosen Asing dari Ethiopia, Thailand, Malaysia, dan Rusia Resmi Mengajar
OTENTIK ( LAMPUNG ) -- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus menunjukkan komitmennya dalam mentransformasi diri menuju pusat pendidikan berstandar global. Pada tahun akademik 2025/2026 ini, FKIP Unila resmi mengumumkan peluncuran International Lecturer Program, sebuah langkah strategis yang melibatkan 11 dosen dan pakar internasional dari berbagai belahan dunia.
Program prestisius ini dirancang bukan hanya sebagai pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) Unila, melainkan sebagai mesin penggerak internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui kolaborasi ini, FKIP Unila menghadirkan global learning experience secara langsung ke ruang kelas, memperluas jejaring riset internasional, serta meningkatkan kualitas pengajaran ke level tertinggi.
Tercatat, sebanyak enam universitas mitra internasional dari empat negara berbeda terlibat aktif, mencakup sepuluh bidang keilmuan yang tersebar dari jenjang Sarjana (S-1), Magister (S-2), hingga Doktoral (S-3).
Dekan FKIP Unila menyampaikan, kehadiran para akademisi global ini memberikan atmosfer akademik yang baru dan kompetitif bagi mahasiswa. Proses perkuliahan yang dilakukan secara daring (online meeting) berlangsung interaktif dan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari sivitas akademika.
Berikut adalah deretan pakar dunia yang memperkuat lini akademik FKIP Unila:
• Afrika & Asia Tenggara: Saleamlak Tilahun, Ph.D. dari Debre Berhan University (Ethiopia) hadir mengampu metode pengajaran bahasa Inggris di S1 Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara dari Thailand, Dr. Jean-Philippe Babu (Naresuan University) mempertajam kemampuan komunikasi mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Prancis.
• Delegasi Kuat Malaysia: Universiti Teknologi Malaysia (UTM) mengirimkan jajaran profesor terbaiknya, seperti Assoc. Prof. Dr. Norullhuda Binti Ismail (Pendidikan Matematika), Dr. Nor Hasniza Ibrahim (Pendidikan Biologi), Dr. Nor Farahwahidah Abdul Rahman dan Assoc. Prof. Dr. Muhammad Abd Hadi Bunyamin (Pendidikan Fisika), serta Marlina Binti Ali, M.Ed. dan Dr. Chuzairy Hanri (Pendidikan Kimia).
• Penguatan Pascasarjana: Untuk jenjang S2 dan S3, FKIP Unila menggandeng Assoc. Prof. Dr. Suddin Lada dari Universiti Malaysia Sabah (UMS) untuk Administrasi dan Manajemen Pendidikan, serta Ts. Dr. Norhayati Mohd Yusof dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) untuk program Magister Teknologi Pendidikan.
• Eropa Timur: Prof. Anna Bordanova, Ph.D. dari University of Management Technologies and Economics (UMTE), Rusia, turut hadir memberikan penguatan kemampuan bahasa pada program S2 Pendidikan Bahasa Inggris.
Langkah FKIP Unila dalam mengintegrasikan perspektif global ke dalam kurikulum lokal ini membuktikan bahwa pembatasan geografis tidak lagi menjadi penghalang untuk maju. Dengan membawa kurikulum berwawasan dunia dan pengajar lintas negara, FKIP Unila semakin mantap melangkah sebagai pelopor pencetak pendidik masa depan yang siap bersaing di panggung internasional.(***)

Comments