Akses Diblokir

Teknologi

PLN UID Lampung Raih Juara 3 Kinerja Operasi Regional Sumkal Semester I 2026

OTENTIK ( Bandar Lampung ) – Sepanjang Semester I 2026, PT PLN (Persero) UID Lampung membukukan berbagai capaian positif yang mencerminkan peningkatan kinerja operasi. Dari sisi keandalan, perusahaan berhasil memperbaiki indikator System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) sebagai tolok ukur kualitas pasokan listrik kepada pelanggan. Perbaikan tersebut menjadi fondasi dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Provinsi Lampung.


PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil meraih Juara 3 Nilai Kinerja Operasi Unit Induk Terbaik Regional Sumatera-Kalimantan (Sumkal) Semester I 2026 pada Awarding Kinerja Direktorat Distribusi. Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan PLN UID Lampung dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.


Keandalan sistem yang terus meningkat turut mendorong pertumbuhan konsumsi listrik di Provinsi Lampung. Hingga Semester I 2026, PLN UID Lampung mencatat penjualan listrik mencapai 3.262 GWh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi, investasi, dan produktivitas masyarakat yang didukung oleh pasokan listrik yang semakin andal.


Untuk mengimbangi pertumbuhan kebutuhan listrik, PLN UID Lampung terus memperkuat infrastruktur distribusi. Hingga Semester I 2026, telah terealisasi penambahan 92 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM), 193 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Rendah (JTR), serta peningkatan kapasitas gardu distribusi sebesar 19,53 MVA. Penguatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memastikan pasokan listrik tetap andal, berkualitas, dan mampu mendukung pertumbuhan pelanggan di seluruh wilayah Lampung.


Dalam mendukung transisi energi nasional, PLN terus meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan melalui penambahan kapasitas pembangkit energi bersih. Salah satunya ditandai dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Melesom berkapasitas 2,3 MW di Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat pada Juni 2026. Penambahan kapasitas pembangkit tersebut memperkuat sistem kelistrikan Lampung sekaligus meningkatkan bauran energi baru terbarukan guna mendukung penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.


PLN UID Lampung juga terus memperluas pemerataan akses listrik melalui penyelesaian Program Listrik Desa (Lisdes) di tujuh lokasi selama Semester I 2026. Program tersebut membuka akses listrik yang lebih andal bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya belum terlayani secara optimal, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup, mendorong produktivitas masyarakat, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.


General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh insan PLN dalam menjaga keandalan sistem sekaligus menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan.


“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi seluruh insan PLN UID Lampung dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan, memperluas akses listrik hingga ke pelosok, serta mendukung transisi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan. Dengan langkah tersebut, PLN siap memenuhi kebutuhan listrik yang terus tumbuh sekaligus menjadi penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung,” ujar Rizky.


Melalui berbagai capaian tersebut, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, merata, dan berkelanjutan. Dengan keandalan sistem yang semakin baik, infrastruktur yang terus diperkuat, serta pemanfaatan energi bersih yang terus meningkat, PLN optimistis mampu mendukung transformasi energi dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung.   (***)

Comments