Akses Diblokir

Pendidikan

Pelajar SMPN 3 Metro Raih Emas Indonesia Open Parkour 2026

METRO - Nama Lampung kembali harum di kancah nasional. Atlet parkour junior asal Kota Metro, Ilyas Taqi Wahyudi, sukses menyabet medali emas di 5th Indonesia Open Parkour 2026.

Skor 19,6 Kunci Kemenangan

Siswa SMPN 3 Kota Metro berusia 14 tahun itu menjadi yang terbaik pada nomor freestyle kategori usia 13–16 tahun. Ajang yang digelar di British School Jakarta, Sabtu (18/7/2026) itu berada di bawah naungan Federasi Gimnastik Indonesia (FGI).

Ilyas mengumpulkan 19,6 poin. Ia mengungguli dua pesaingnya, Benjamin Thomas dan Reiz Yayapemana.

Penampilannya memukau juri. Rangkaian gerakan nyaris tanpa cela seperti wall spin, wall flip, swing gainer, front flip, hingga back flip dieksekusi mulus. Alur gerakan, kombinasi vault, dan pendaratan bersih jadi kunci kemenangannya.

4 Tahun Latihan Berbuah Manis

Pelatih Ilyas, Mukhlis Aprianto, mengaku bangga. Medali emas itu hasil latihan disiplin selama 4 tahun di kelas parkour Gym Jump yang ia dirikan di Kota Metro.

“Ini buah kerja keras Ilyas selama 4 tahun berlatih. Dia menunjukkan perkembangan luar biasa dan tampil percaya diri di level nasional,” ujar Mukhlis, Sabtu.

Di kejuaraan kali ini Mukhlis memilih tidak bertanding agar bisa fokus mendampingi Ilyas. Padahal tahun lalu, ia sendiri raih medali perunggu nomor freestyle di 4th Indonesia Open Parkour 2025 Bandung.

Bidik Parkour World Cup

Mukhlis berharap prestasi ini jadi motivasi Ilyas untuk naik level. 

“Mudah-mudahan Ilyas konsisten berlatih sehingga siap bersaing di kategori open. Bahkan suatu saat bisa memperkuat Indonesia di ajang Parkour World Cup,” katanya.

Diketahui, parkour merupakan disiplin olahraga gimnastik yang mempertandingkan nomor freestyle dan speed contest.

Emas Ilyas jadi bukti atlet muda Lampung mampu bersaing di tingkat nasional lewat kerja keras, disiplin, dan pembinaan berkelanjutan. (*)


Comments