Pemkot Bandarlampung akan Melanjutkan Pembangunan Pasar SMEP

OTENTIK (BANDARLAMPUNG)–Pemerintah
Kota (Pemkot) Bandarlampung akan melanjutkan pembangunan Pasar SMEP setelah
setahun lebih terhenti pengerjaanya.
"Kami akan melanjutkan pembangunannya dengan pengembang baru, akan tetapi
lebih dulu kita akan rapat internal," ungkap Asisten Bidang Ekonomi dan
Pemerintah Kota Bandarlmapung, Pola Pardede, di Bandarlampung, Kamis
(26/10/2017).
Pola Pardede mengatakan, rapat akan digelar bersama dengan satuan kerja terkait
seperti dinas perdagangan.
Ia melanjutkan, bahwa surat keputusan pemutusan kontrak dengan PT Prabu Artha Makmur
telah turun sejak bulan Juli 2017.
"Bulan Juli 2017 SK pemutusan kontrak telah turun, saat ini tengah proses
perencanaan baru dan tengah dirapatkan," jelasnya.
Nantinya, pemkot akan kembali menggelar lelang dengan mencari pengembang baru
yang dapat mengakomodasi keinginan para pedagang.
Selain itu, pihaknya tidak ingin kejadian serupa terulang kembali sehingga
pengembang baru harus benar-benar profesional.
“Kami akan melihat pengalaman kerjanya, lalu kita mencari pekerja yang
profesional," ujarnya.
Terkait pengembang yang lama diketahui terjadi masalah dalam internal
perusahaan, dan pemkot pun tidak mengetahuinya.
Untuk pedagang yang telah menyetorkan uang muka, ditegaskan Pola Pardede, bahwa
itu masalah PT Prabu Artha Makmur, terlebih pembangunan Pasar SMEP tidak
menggunakan dana APBD.
"Uang pedagang masuk ke perusahaan pengembang, bukan urusan kami,"
kata dia.
Sebelumnya, Pemkot Bandarlampung tengah melakukan persiapan untuk melanjutkan
pembangunan Pasar SMEP yang telah dilakukan yakni mengumpulkan data lapangan
untuk dibawa ke proses lelang guna mendapatkan pengembang baru.
Pasar SMEP berada di tengah kota yang berseberangan dengan Pasar Pasirgintung
yang menjual aneka kebutuhan pokok dan lainnya, serta Pasar Bambukuning yang
menjual aneka sandang beserta akseseorisnya. (jn/red)
Comments