Lampung Sabet Penghargaan Provinsi Terbaik Dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Kamis (16/12/2021),
Pemerintah Daerah Provinsi Lampung meraih penghargaan sebagai penghargaan
provinsi terbaik dalam inovasi pengembangan akses keuangan di sektor pertanian
dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2021.
Penghargaan
tersebut diserahkan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Wimboh Santoso kepada Gubernur Lampung Ir H.Arinal Djunaidi disaksikan langsung
oleh Plh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada
Rapat Koordinasi Nasional TPAKD 2021 di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (16/12/21).
TPAKD Award
merupakan penghargaan rutin yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas
kinerja TPAKD yang terus berusaha memperluas akses keuangan hingga ke daerah.
Penilaian didasarkan atas implementasi program kerja yang telah berjalan selama
tahun 2021 dan telah dilakukan pada tanggal 16 November 2021 secara daring
dengan tim penilai terdiri dari Sarjito – Deputi Komisioner OJK Bidang Edukasi
dan Perlindungan Konsumen, Erdiriyo – Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan
Keuangan Syariah Kemenko Perekonomian, Budi Santoso – Direktur BUMD, BLUD dan
Barang Milik Daerah Kementerian Dalam Negeri, I Gede Putra Arsana – Senior
Financial Sector Specialist, Finance, Competitiveness & Innovation World
Bank dan Chaikal Nuryakin – Kepala
Kelompok Kajian Ekonomi Digital dan Ekonomi Perilaku LPEM FEB Universitas
Indonesia.
Pemerintah
Daerah Provinsi Lampung menerima penghargaan tersebut melalui salah satu
program unggulan Provinsi Lampung, yaitu Kartu Petani Berjaya yang dinilai
memiliki upaya untuk mendorong akses keuangan daerah melalui sektor unggulan
pertanian yang dimiliki oleh Provinsi Lampung. Hingga 30 November 2021,
1.045.045 petani terdaftar di program KPB, 211.505 petani teregistrasi di
program KPB, penyaluran KUR Tani melalui program KPB kepada 10.303 petani
sebesar Rp248,54M, penyaluran asuransi usaha tani padi (AUTP) melalui program
KPB sebanyak 19.520 ha dengan jumlah polis sebanyak 32.073 petani dan
pendapatan premi sebanyak Rp3,51M.
Lepas
menerima penghargaan, Arinal menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi
Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat
sebagai salah satu upaya untuk menurunkan ketimpangan sosial antara perdesaan
dan perkotaan, salah satunya melalui Kartu Petani Berjaya (KPB). KPB merupakan
program unggulan di bidang pertanian untuk meningkatkan pendapatan dan
kesejahteraan petani melalui penyelesaian permasalahan terstruktur, sistematis
dan terintegrasi dengan memanfaatkan sistem teknologi informasi. “Dalam
menjalankan kegiatan usaha taninya akan menjadi lebih efisien dan petani mudah
untuk mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan”, jelas Arinal.
Hadir
mendampingi Gubernur Lampung, Kepala OJK Provinsi Lampung – Bambang Hermanto
mengapresiasi penghargaan yang diterima oleh Gubernur Lampung, “Kami
mengapresiasi dukungan dari Gubernur Lampung atas program kerja TPAKD Provinsi
Lampung yang berjalan dan akan terus bersinergi untuk meningkatkan literasi dan
inklusi keuangan masyarakat di Lampung. Kami berharap sinergi dan kolaborasi
TPAKD dan Pemerintah Provinsi Lampung dapat menghasilkan inovasi dan
implementasi program peningkatan akses keuangan daerah yang lebih meluas dan
mampu mewujudkan industri jasa keuangan yang lebih berdampak positif dan
berkualitas”, tutur Bambang. (ida/rls)


Comments