PLN Manfaatkan FABA PLTU Ropa untuk Bedah Rumah Prajurit TNI KODIM 1603 Sikka
OTENTIK
(SIKKA) – 10 Juni 2022 , PT PLN (Persero) meresmikan 5 unit
asrama program Bedah rumah Prajurit TNI Komando Distrik Militer (KODIM) 1603
Sikka dengan memanfaatkan limbah sisa pembakaran batu bara atau Fly Ash and
Bottom Ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ropa, Nusa Tenggara
Timur (NTT).
Komandan
Resort Militer (Danrem) 161 Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Iman Budiman
mengapresiasi kepedulian PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) yang membantu bedah rumah prajurit KODIM 1603 Sikka.
"Dengan
bantuan bedah rumah ini, kehidupan para prajurit dan keluarga yang menghuni
rumah tersebut menjadi lebih nyaman," terangnya.
Ia berpesan
kepada para prajurit dan keluarganya untuk terus menjaga rumah yang telah dibedah PLN sehingga rumahnya
tetap terpelihara.
"Semoga
sinergi yang sudah terjalin tetap dipertahankan sehingga mendukung
pembangunan," ucap Iman.
Praka Tito
(29) adalah salah satu prajurit TNI KODIM 1603 Sikka merasa bersyukur bisa
menghuni salah satu rumah yang dibedah dengan FABA PLN.
Sebelum ada
asrama bagi prajurit TNI, Tito bersama istri dan seorang anaknya tinggal di
kamar kost di Jalan Bray, Kota Sikka.
“Saya
sampaikan terima kasih atas kepedulian PLN membantu rumah layak huni bagi
prajurit KODIM 1603 Sikka, sehingga hidup kami sekeluarga kini lebih nyaman,
karena sebelumnya kami tinggal di kamar kost. Semoga program bedah rumah
memanfaatkan produk FABA terus dilakukan sehingga teman-teman prajurit yang
lain juga dapat tinggal di rumah yang lebih nyaman," harapnya.
General
Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko berterima
kasih kepada TNI yang telah bersinergi dengan PLN untuk memperkenalkan dan
memanfaatkan FABA untuk program bedah rumah prajurit.
Ia berharap
dengan adanya rumah layak huni, para prajurit dapat memperoleh kehidupan yang
lebih baik, sehat, dan produktif serta mendukung tugas kesatuan TNI dalam
menjalankan tugasnya. Selain itu, pembangunan rumah prajurit dengan
memanfaatkan FABA juga dapat menambah aset negara.
"Semoga
sinergi PLN dan TNI dalam pemanfaatan FABA maupun tugas kenegaraan lainnya
terus berkelanjutan sehingga pembangunan berjalan lancar dan berdampak bagi
masyarakat," tutur Jatmiko.
PLTU Ropa
memproduksi FABA sebanyak 5.300 metrik ton per hari. Potensi ini kemudian
diolah oleh PLN untuk menjadi produk material konstruksi seperti paving blok,
bata interlock, kanstein, batako dan produk material konstruksi lainnya untuk
pembangunan.
"Selain
itu, FABA juga telah digunakan untuk membangun sarana umum seperti jalan
lingkungan, jalan desa, gereja, masjid, dan sarana umum lainnya dan jalan. FABA
juga telah digunakan untuk bedah rumah layak huni sebanyak 14 unit sejak bulan
Juni tahun 2021 hingga saat ini," ujar Jatmiko. (ida/rls)


Comments