Seruan Elemen Pemuda, Mahasiswa dan Buruh Mengawal Pembangunan IKN
OTENTIK
(KALTIM) – Organisasi kepemudaan, mahasiswa dan elemen buruh
menyerukan untuk terus mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di
Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal itu
disampaikan usai digelarnya kegiatan ikrar dan menyatakan komitmennya untuk
mendukung dan mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara di titik 0 kilometer,
Jumat (17/6/2022).
Setidaknya
dalam ikrar komitmen tersebut dihadiri oleh 51 elemen kepemudaan, mahasiswa dan
serikat pekerja atau buruh. Diantaranya adalah, Perhimpunan Mahasiswa
Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas), Persatuan Mahasiswa Tanah Air
Indonesia (PMPI), Rumah Milenial Indonesia (RMI),Pergerakan Mahasiswa Nasional
(PMN), BEMNUS Koorpus, Jaringan Aktivis
Nusantara (JASN).
Lalu, Presma
Trisakti, Forum Mahasiswa Merah Putih (FMMP), Dema Perguruan Tinggi Keagamaan
Islam Negeri (PTKIN), Pemuda Muslimin Indonesia, Pemuda Muhamadiyah, Kaukus
Muda Indonesia (KMI), PERADAH Hindu, JAMNUSA, PB HMI MPO, BEM SI Rakyat
Bangkit, Pemuda Katholik, GP Ansor, BANSER, BEM SI Kerakyatan, BEM SE
Kalimantan, Korpresnas BEM PTMI, Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (LPPI).
Kemudian,
STIMIK Se-Indonesia, Gerakan Aktivis Muslim Indonesia (GAMIS), Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI),
Poros Muda Indonesia (PMI), Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII),
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Angkatan Muda Kristen
Indonesia (GAMKI), Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI), BEMNUS, Generasi
Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI).
Lalu, BEM
Pesantren, BEM PTNU, GEMA Mathlaul Anwar, GEMA KONGHUCU, Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI),
Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh
Indonesia, Muhammadiyah, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) DIPO,
Gerakan
Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
(KMHDI), Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMMA PERSIS),
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Buddhis
Indonesia (HIKMAHBUDHI), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia
(PMKRI).
Pimpinan GP
Ansor Muhammad Abror menekankan bahwa, pihaknya berharap bahwa pemuda dan
mahasiswa lainnya untuk bisa mengambil alih dan bisa mengambil kesempatan ini
karena kedepan generasi muda yang akan
memimpin masa depan Indonesia.
"Saya
kira tidak menutup kemungkinan kita akan membangun Indonesia dari generasi kita
dari Titik Nol di tempat saya berdiri ini, terima kasih dan Selamat HUT Bhayangkara
ke-76," kata Abror dalam kesempatan itu.
Disisi lain,
Ketua Umum GMKI Jefri Edi Irawan Gultom mengajak kepada seluruh pemuda-pemuda
di seluruh Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mendukung Ibu
Kota Nusantara.
Sementara,
Ketua Umum HIKMAHBUDHI Wiyawan menyampaikan bahwa, ikrar para pemuda ini
merupakan wujud dukungan terkait pembangunan IKN yang digagas oleh Presiden
Joko Widodo (Jokowi).
"Dan
tentu dengan adanya IKN akan ada banyak sekali manfaat yang akan dirasakan,
bukan hanya di Kalimantan Timur, tetapi bagi seluruh masyarakat, bangsa, dan
negara. Dan
IKN ini kedepannya kami berharap juga semoga bisa berjalan dengan baik dan
lancar serta tentu yang terpenting memberikan dampak, baik secara ekonomi,
politik, maupun lainnya. Dan dengan adanya IKN ini juga kami berharap
pemerataan ekonomi bisa terjadi lebih cepat di Tanah Air," paparnya.
Ketua Umum
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto juga berharap pembangunan IKN ini
menjadi pemerataan pembangunan dan pemenuhan harapan anak bangsa.
"Semua
anak bangsa memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk bisa bangkit dan
mengenyam semua keilmuan dan kesejahteraan itu sendiri, maka pemindahan ibu
kota harus kita dukung, karena memberikan harapan dan kesempatan bagi kita
semua," ucap Cak Nanto sapaan akrabnya.
Sedangkan,
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan,
ada sekitar 150.000 buruh yang bekerja dalam pembangunan IKN. Menurutnya, IKN
adalah salah satu masterpiece buat bangsa Indonesia.
"Bagaimana
mengembangkan satu kota, dimana semua terintegrasi secara smart forest city.
Kota yang di konsep baik, saya sering ke eropa rasanya melebihi eropa, tapi tak
meninggalkan tradisi tentang nusantara," ujarnya.
Ia pun
mengaku senang dan berharap pembangunan IKN berjalan cepat dan lancar. Bahkan,
ia menyebut IKN ini sebagai legenda dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk
itu, ia pun siap mendukung kelancaran pembangunan.
Lebih lanjut,
ia pun mengapresiasi Kapolri yang turut merayakan HUT Bhayangkara ke-76 di
titik nol kilometer IKN. Menurutnya, hal tersebut dapat membangkitkan kembali
nilai-nilai Bhayangkara agar melekat di dalam IKN.
"Saya
rasa ini satu cara yang efektif tidak perlu berkata banyak tapi pesannya
sampai. Nilai bhayangkara yang selama ini terbangun, pengabdian, pelayanan
negara sebagai abdi negara diletakkan di titik nol," tutupnya. (ida/rls)


Comments