Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri Berikan 19.425 Sertifikat Peningkatan Kapsitas dan Literasi
OTENTIK (JAKARTA) – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah
(Keuda) Kemendagri Pada Tahun 2022, tepatnya hingga awal Bulan Juli telah
memberikan 19.425 sertifikat kepada peserta Webinar Series Keuda Update yang
dilaksanakan secara berkala setiap minggu. Direktur Jenderal (Dirjen) Keuda
Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan, "sampai dengan awal Juli 2022, Ditjen
Bina Keuangan Daerah Kemendagri telah memberikan 19.425 sertifikat elektronik
kepada peserta yang memenuhi syarat saat mengikuti kegiatan Webinar Series
Keuda Update yang dilaksanakan Ditjen Keuda Kemendagri." Hal tersebut
disampaikan pada kegiatan Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas SDM dilingkungan
Ditjen Keuda Kemendagri, yang berlangsung di Kantor Kemendagri, pada Selasa
(5/7/2022).
Fatoni
menjelaskan, sertifikat diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang
mengikuti kegiatan Webinar Series Keuda Update yang dilaksanakan hari Rabu atau
Kamis setiap minggu selama Tahun 2022. "Setiap peserta yang memenuhi
syarat, dengan identitas yang jelas, akan diberikan setifikat elektronik
sebagai bentuk apresiasi dalam mengikuti literasi bidang keuangan daerah,"
ungkap Fatoni.
Fatoni menguraikan,
"kegiatan Webinar Series Keuda Update dilakukan dalam rangka peningkatan
kapastias pengelolaan keuangan daerah, sosialisasi kebijakan dan peraturan
perundangan, penyampaian informasi aktual dan terkini, best practice dan
inovasi pengelolaan keuangan daerah, sekaligus mencari solusi dan strategi
dalam memecahkan persoalan dibidang pengelolaan keuangan daerah."
Menurut
Fatoni, tercatat rata-rata sertifikat yang diberikan Ditjen Keuda dalam setiap
Webinar mampu mencapai 1.600 sertifikat. "Sertifikat diberikan kepada
peserta yang aktif dan mengikuti secara langsung (live) baik melalui zoom
meeting atau melalui kanal Youtube Ditjen Bina Keuda Kemendagri," ungkap
Fatoni.
Selanjutnya
Fatoni menyampaikan, "Webinar Keuda Update banyak diminati dan mendapatkan
atensi dari masyarakat umum maupun Pemerintah Daerah. Ini terbukti dari viewer
yang mengunjungi keguatan Webinar Series pada youtube Ditjen Bina Keuangan
Daerah. Bahkan satu tema bisa dikunjungi puluhan ribu viewer."
Fatoni
mengungkapkan, "tema Webinar yang memperoleh atensi tinggi diantaranya
Kebijakan Pemberian TPP Pada Pemerintah Daerah yang mencapai 28 ribu viewers,
dan tema Percepatan Realisasi APBD dan Penunjukan Pejabat di Lingkungan Pemda
yang mencapai 22 ribu viewers."
Menurut
Fatoni, peserta webinar berasal dari Pemerintah Daerah dan masyarakat umum.
Baik ASN, maupun non ASN. Banyak juga peserta dari kalangan mahasiswa,
akademisi, kepala daerah dan wakil kepala daerah, Kepala Organisasi Perangkat
Daerah (OPD), pakar, pengamat dan praktisi.
Selain itu,
peserta juga banyak dari Pejabat Fungsional yang bisa menggunakan sertifikat
sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat. 'Sertifikat Webinar bisa
digunakan oleh pejabat fungsional sebagai persyaratan kenaikan pangkat dan
jabatan," kata Fatoni.
Narasumber
kegiatan Webinar berasal dari berbagai kalangan sesuai dengan bidang dan
keahliannya, antara lain dari pimpinan lembaga negara, menteri, kepala daerah
dan wakil kepala daerah, pakar, ahli, akademisi dan praktisi. Fatoni
menguraikan, "tema yang diangkat dalam webinar pun sangat beragam. Mulai
dari tata kelola keuangan daerah, Badan
Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Barang Milik
Daerah (BMD), dana otonomi khusus, dana transfer baik Dana Alokasi Umum (DAU)
Dana Alokqsi Khusus (DAK) Dana Bagi Hasil (DBH), asuransi, perbankan, pajak dan
retribusi daerah dan tema lainnya."
“Jadi,
Webinar ini sudah bagus. Nah, ini termasuk inovasi kita. Ini terus kita
perhatikan dan terus kita kembangkan lagi,” pungkas Fatoni. (herman IT)
Comments