Ketua TP PKK Provinsi Lampung Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Desa
OTENTIK (TANGGAMUS) – Setelah sebelumnya melakukan
pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Tanggamus, Riana Sari Arinal selaku Ketua TP
PKK Provinsi Lampung melakukan Monitoring dan evaluasi Program Desa/Kelurahan
Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting serta Desa/Kelurahan Ramah
Perempuan dan Peduli Anak, di SMKN 1 Kota Agung Timur, Selasa (19/7).
Dalam
arahannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengatakan bahwa tahun ini, TP PKK
Provinsi Lampung sebagai mitra Pemerintah, memprioritaskan 3 isu utama yaitu
Pemberdayaan Perempuan, Pemenuhan Hak Anak dan Pencegahan Stunting, sejalan dengan
arahan Pemerintah Pusat dan agenda kerja Pemerintah Provinsi Lampung.
Terkait isu
pemberdayaan perempuan, Riana Sari meyakini, Kabupaten Tanggamus selangkah
lebih maju karena dipimpin oleh seorang Bupati perempuan. Riana Sari juga
menjelaskan, isu pemberdayaan perempuan pada hakikatnya bukan untuk menjadikan
seorang ibu sebagai pesaing bagi suaminya.
"Ibu-ibunya
diharapkan bisa menjadi mitra dan pelengkap bagi bapak-bapaknya serta bisa
menyiapkan anak-anaknya menjadi generasi berkualitas," kata Riana Sari.
Ketua TP PKK
Provinsi Lampung juga menjelaskan, permasalahan stunting atau kerdil menjadi
sangat penting, karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas sumber
daya manusia.
"Stunting
berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa
keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan
penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas," jelas
Riana Sari.
Meskipun
berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) capaian Provinsi
Lampung dalam penurunan stunting sudah cukup baik, dari 26,26% pada tahun 2019
menjadi 18,15% di tahun 2021 (dibawah nasional 24,4%). Tetapi Kabupaten
Tanggamus masih menjadi Kabupaten dengan prevalensi stunting tertinggi sebesar
25,0% dan terdapat 5 kabupaten yang mengalami peningkatan yaitu Kabupaten
Lampung Barat, Pesisir Barat, Way Kanan, Pringsewu dan Lampung Timur.
"Kerja
keras kita semua untuk mewujudkan Provinsi Lampung bebas stunting masih sangat
diperlukan," harap Riana Sari.
Bupati
Tanggamus Dewi Handajani dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi dan ucapan
terimakasih atas arahan yang diberikan Ketua TP PKK Provinsi Lampung dan
bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.
Bupati
Tanggamus juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi mendukung
program-program Pemerintah Provinsi Lampung.
"Pemerintah
Kabupaten Tanggamus siap menjalankan program-program yang menjadi prioritas
dari Pemerintah Provinsi Lampung," kata Bupati Dewi Handajani.
Terkait angka
stunting Kabupaten Tanggamus yang tinggi, Bupati Dewi Handajani mengungkapkan
akan melakukan berbagai upaya untuk menangani permasalahan stunting di
Tanggamus. Salah satu upaya tersebut yaitu dengan membentuk Tim Percepatan
Penurunan Stunting yang diketuai Wakil Bupati Tanggamus.
TP PKK
Provinsi Lampung, PKD Lampung, PMI Provinsi Lampung bersama beberapa OPD di
lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, diantaranya yaitu Dinas Kesehatan,
Dinas Perikanan, Dinas KPTPH, Dinas Peternakan juga menyerahkan berbagai
bantuan.
Bantuan
tersebut berupa 6 kursi roda untuk disabilitas, 100 paket sembako untuk
keluarga berisiko stunting, mesin jahit portable, oven dan mesin pencacah, 20
paket budidamber, paket bibit tanaman buah dan sayuran, 200 bibit ayam kampung.
Hadir dalam
kegiatan Wakil Bupati Tanggamus, Forkopimda Tanggamus, Ketua TP PKK Tanggamus,
Ketua DWP Tanggamus, Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung
diantaranya Kadis PPPA, Kadis Peternakan, Kadis Kelautan & Perikanan, Plt
Kadis Perkebunan, Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Tanggamus, Camat
se-Kabupaten Tanggamus. (ida/kominfotik)
Comments