Kapolda Terima Audiensi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Kapolda Lampung Irjen Pol. Akhmad
Wiyagus, didampingi Karo Ops Kombes Pol. Amiludin Roemtaat, serta Dansat Brimob
Lampung kombes Pol. Wahyu Widiarso Suprapto, menerima audiensi dan silaturahmi
dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung, bertempat di ruang
kerja Kapolda Lampung, Jumat (5/8/2022).
Hadir dalam
kegiatan ini yaitu Ketua FKPT Provinsi Lampung, Muhammad Firsada, wakil
ketua/bendahara Andi Lie Wirawan, Kabid Pengkajian dan Penelitian Abdul Qodir
Zaelani, Sekretaris Hermansyah Saleh, Kabid Agama dan Sosial, H. Suparman Abdul
Karim Hasan, Kabid Media dan Hukum H. Ardiansyah serta Kabid Pemuda FKPT
Kurniawan.
Ketua FKPT
Provinsi Lampung Muhammad Firsada, dalam pertemuan itu ia berkesempatan
memperkenalkan para pengurus FKPT Provinsi lampung.
Firsada
mengatakan, sebagai perpanjangan tangan dari BNPT, kami melaksanakan program
kegiatan bidang media yang diberi nama asyfa, salah satu kegiatannya adalah
Program Survey yaitu untuk mengukur indeks terorisme dan radikalisme di
Lampung.
“Program kegiatan yang tadi kami sampaikan,
kami mohon dukungan dari bapak Kapolda dan seluruh jajaran Polda Lampung,
semoga kita dapat berkolaborasi dalam melaksanakan tugas-tugas pencegahan
terorisme ini kedepannya,” kata Firsada.
Sementara itu
Kapolda Lampung Irjen Pol. Akhmad Wiyagus mengatakan, dalam memberantas aksi
terorisme dan radikalisme Polri tidak dapat bekerja sendiri, Polri harus
bekerjasama dengan seluruh pihak terkait, terutama kehadiran masyarakat sangat
dibutuhkan.
Ancaman
terorisme dan radikalisme nyata dan mengancam integrasi NKRI. Kapolda Lampung mengatakan fokus saat ini
adalah upaya pencegahan munculnya kelompok radikal ataupun intoleran.
Dukungan
seluruh lapisan masyarakat seperti FKPT diperlukan khususnya memberikan
sosialisasi kepada anak-anak maupun remaja seperti ke sekolah-sekolah untuk
mencegah munculnya paham radikalisme dan terorisme.
Polda Lampung
selalu melibatkan penyuluh dari tokoh agama untuk melakukan himbauan pada
masyarakat dan anak-anak muda kita, agar tidak terpengaruh dalam paham yang
bertentangan dengan ideologi pancasila, ucapnya.
Kapolda
menjelaskan, Kita sepakat jika memang terjadi hal-hal yang tidak di inginkan kita
rapat bersama dan kumpul, untuk mencari strategi langkah-langkah dalam
penyelesaiannya. Kita jangan ragu untuk menjaga NKRI, mari sama-sama kita wujudkan visi misi
Provinsi Lampung dan saya yakin untuk kedepan Lampung ini tidak akan kalah maju
dengan Provinsi lainnya, tutupnya. (ida/penmas)

Comments