Tim Satgas 2 Dit Binmas Polda Lampung Lakukan Penyuluhan
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Hari kedua Ops Bina Kusuma Krakatau
2022 Dit Binmas Polda Lampung targetkan utama kepada juru parkir di Pasar
Kangkung Teluk Betung, dan di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Kota Bandar Lampung, Rabu (24/8/2022).
Dalam
kegiatan itu, Tim yang tergabung dalam Satgas 2 Ops Bina Kusuma Krakatau,
melakukan pendataan para preman, calo dan juru parkir kendaraan baik roda dua
maupun roda tiga (becak Motor) di areal pasar, pihak Koordinator pasar
(mandor), dan juga calo dan juru parkir kendaraan di Stasiun Kereta Api Tanjung
Karang.
Selain
melakukan pendataan, Tim juga melakukan dialog dan menyampaikan beberapa arahan
utamanya terkait dengan penyakit masyarakat seperti judi, minumanan keras dan
penyalahgunaan narkoba, serta aksi jambret, pungutan liar dan pemalakan
khususnya terjadi disekitar pasar dan Stasiun Kereta Api.
Kabid Humas
Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad mengatakan bahwa pada kegiatan
Ops Bina Kusuma Krakatau, disamping menyampaikan pemeliharaan keamanan dan
ketertiban ditengah-tengah masyarakat, juga dilakukan himbauan kepada warga
terkait penerapan protokol pencegahan Covid-19.
Tim Ops Bina
Kusuma, kata Pandra, juga menghimbau
warga untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan
Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun serta mencuci
tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.
Sementara
itu, Dantim Satgas 2 Ops Bina Kusuma Krakatau, AKBP. Ade Yaman mengatakan,
petugas kami dilapangan juga memberikan penekanan terhadap masyarakat yang
berada di sekitar wilayah pasar untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian
apabila ada oknum yang melakukan aksi pemerasan/Premanisme, serta menjual dan
mengkonsumsi minuman keras ataupun membuat keributan, ujarnya.
“kemudian,
petugas kami juga melakukan himbauan kepada juru parkir, calo dan para ojek
online agar bersama sama menyampaikan pesan kamtibmas kepada setiap
penumpangnya, Agar tetap mematuhi
protokol kesehatan, Bagikan informasinya jika ada aksi pemerasan/ Premanisme di
Stasiun kereta Api”, tandas Ade. (ida/penmas)

Comments